DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




10 Fakta Seputar Stretch Mark Pada Ibu Hamil

Bagikan


 

Stretch mark sering timbul pada ibu hamil dan sering membuat wanita merasa malu dan tidak percaya diri. Tentu saja, siapa yang tidak ingin memiliki kulit cantik dan halus setelah melahirkan nanti?

Menurut dr. Monica Chrisilla, dari klinik ZAP,  stretch mark pada ibu hamil terjadi karena adanya peregangan kulit yang relatif cepat dan melebihi kemampuan elastisitas kulit, sehingga beberapa lapisan kulit menjadi pecah. Munculnya stretch mark pada ibu hamil juga dipengaruhi oleh faktor hormonal seperti pada kehamilan, masa pertumbuhan dan penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid.

Penasaran dengan segala sesuatu mengenai stretch mark pada ibu hamil? Baca beberapa faktanya berikut ini.

1.       Pengaruh kadar hormon

Hormon kehamilan bertanggung jawab menciptakan serat elastin dan kolagen di lapisan tengah kulit, yang memungkinkannya meregang. Karena perubahan hormon pada ibu hamil, elastisitas pada kulit bisa menurun, sehingga lebih rentan terhadap timbulnya stretch mark ibu hamil.

2.       Menurunkan berat badan

Meski menurunkan berat badan pada tahap awal stretch mark bisa membantu menguranginya, olahraga tidak akan membuat stretch mark hilang. Hanya dengan perawatan khusus, maka stretch mark dapat berangsur-angsur berkurang.

3.       Faktor genetika

Jika keluarga Mama secara turun-temurun cenderung memiliki stretch mark pada ibu hamil, maka risiko ini juga dapat tidak dapat dihindari, terlepas dari berat badan atau hormon kehamilan.

Baca juga: Stretch Mark Setelah Melahirkan? Ini Cara Alami Menghilangkannya

4.       Banyak minum dan makan sehat

Karena cairan sangat penting dalam menjaga elastisitas kulit, minum banyak air putih dapat membantu mencegah pembentukan stretch mark. Menurut Dr. Howard Murad, MD, seorang ahli dermatologi dan pengarang buku The Cellulite Solution, konsumsi buah yang mengandung banyak air akan sangat membantu kulit tetap sehat dan terjaga. Mengonsumsi makanan mengandung vitamin yang baik untuk kulit seperti vitamin C dan seng juga bisa bermanfaat untuk mencegah berkembangnya stretch mark  pada ibu hamil.

5.       Olahraga cukup

Berolahraga dengan kecepatan sedang secara teratur adalah cara yang lebih baik untuk mencegah stretch mark. Otot yang tumbuh dengan cepat juga bisa menyebabkan berkembangnya stretch mark.

6.       Tubuh kurus tetap bisa mengalami stretch mark

Tidak peduli seberapa kurus seseorang, mereka masih bisa berisiko mengalami stretch mark. Entah itu karena fluktuasi hormon atau latar belakang genetik stretch mark, hal ini bisa menimpa siapa pun tanpa memperhatikan berat badan mereka.

7.       Disebabkan oleh penyakit tertentu

Stretch mark dapat disebabkan oleh penyakit seperti sindrom Cushing, sindrom Marfan atau sindrom Ehlers-Danlos (EDS). Sindrom Cushing menyebabkan produksi hormon terlalu berlebihan, yang bisa melemahkan kulit. Sindrom Marfan juga melemahkan kulit karena gen yang cacat. EDS mempengaruhi protein di kulit, sehingga rentan terhadap peregangan.

8.       Sebagian besar terjadi pada ibu hamil

Menurut penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Dermatology, sekitar 75 sampai 90 persen stretch mark akan berkembang pada ibu hamil. Hal ini disebabkan oleh banyaknya peregangan yang dialami kulit dan kurangnya elastisitas selama kehamilan.

9.       Gunakan teknik pemijatan

Teknik pemijatan umum pada area stretch mark juga akan membantu memecah jaringan parut yang telah terakumulasi dan juga meningkatkan sirkulasi darah, yang akan membantu mengurangi tampilan stretch mark. Mama bisa menggunakan minyak esensial atau krim khusus untuk membantu pemijatan.

10.  Pengelupasan kulit

Karena pengelupasan kulit atau yang lebih dikenal dengan exfoliating atau scrub dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit lama dan menggantinya dengan jaringan baru, cara ini juga bagus untuk membantu menghilangkan bekas stretch mark.

Bagaimana cara Mama mengatasi stretch mark pada ibu hamil? Apakah ad acara turun-temurun dari orangtua?

 

<ROS>

Bagikan

Artikel Terkait