Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Food Trend | Dec 6, 2016

10 Jenis Sambal Pemikat Lidah, Mana Favorit Anda?

Bagikan


Katanya, orang Indonesia tak bisa makan tanpa aneka sambal. Makanan terasa hambar bila belum dicocol sambal, meski masakan Indonesia sendiri sebenarnya sudah kaya akan bumbu dan rempah. Tapi, lidah memang tak bisa berbohong, konon sensasi pedas dari sambal bisa meningkatkan citarasa sebuah makanan di lidah menjadi berkali-kali lipat. Tak heran, kan, kalau akhirnya lidah menjadi manja?

Jika dulu kita mungkin hanya mengenal sambal terasi, atau paling banter sambal kecap yang hanya berisi kecap dan cabai rawit, kini Anda bisa menemukan puluhan (bahkan ratusan!) jenis sambal di Indonesia. Macam-macam sambal memiliki padanan makanan masing-masing. Jenis sambal mana yang mana favorit Anda?

1. Sambal terasi

Sambal terasi adalah sambal klasik yang sering disajikan orang tua kita di rumah. Aneka cabai (biasanya cabai merah), beberapa bumbu, plus terasi, diulek jadi satu di atas cobek. Sambal ini bisa disandingkan dengan semua jenis masakan rumahan, mulai dari sayuran, gorengan, hingga daging.

2. Sambal kecap

Cara membuat sambal kecap sangat mudah, yakni cukup menambahkan kecap ke potongan cabai rawit. Sambal sederhana ini adalah teman yang pas untuk banyak jenis masakan, seperti tempe mendoan, ayam atau ikan bakar, atau soto.

3. Sambal roa

Sambal ini berbahan baku ikan roa asap yang mudah ditemui di Manado. Aromanya tajam, mirip terasi. Di tempat asalnya, sambal roa sering dipadankan dengan pisang goreng. Tapi, sambal gurih ini juga bisa Anda campurkan saat memasak nasi goreng.

4. Sambal dabu-dabu

Sambal khas Manado ini berbahan baku cabai rawit, bawang merah, kemangi, dan tomat. Semua bahan dipotong kecil-kecil, dan diberi perasan jeruk nipis. Hampir semua masakan Manado cocok disandingkan dengan sambal ini.

5. Sambal matah

Cara membuat sambal yang artinya mentah ini juga mudah. Tinggal campurkan cabai dan bahan lainnya dengan minyak panas tanpa perlu digoreng atau direbus. Semua bahan hanya dicacah atau dipotong kasar. Sambal matah biasanya dipadankan dengan nasi Bali.

6. Sambal bawang

Sambal ini memiliki tingkat kepedasan yang di atas rata-rata, mungkin karena bahan bakunya yang sebagian besar adalah cabai rawit. Sambal bawang cocok dipadankan dengan berbagai jenis makanan, terutama nasi hangat.

7. Sambal kacang

Bahan bakunya tentu saja kacang tanah (atau bisa juga kacang mete), plus cabai rawit. Sambal ini sering dipadankan dengan makanan seperti gorengan, nasi uduk, dan lainnya.

8. Sambal petis

Bahan bakunya adalah petis udang, kecap manis, cuka, dan cabai rawit. Rasanya perpaduan antara pedas dan gurih, sehingga cocok dicocol dengan aneka gorengan seperti tahu dan tempe.

9. Sambal hijau

Seperti namanya, sambal ini berwarna hijau, karena terbuat dari cabai hijau besar. Karena tidak menggunakan cabai rawit, rasanyapun tidak terlalu pedas. Sambal hijau dikenal sebagai pelengkap di rumah makan Padang, dan jarang ditemui di makanan lainnya.

10. Sambal mangga

Yup, buah mangga juga bisa diolah menjadi sambal, lho. Tapi, pilih mangga yang masih agak muda, yang rasanya masih agak asam. Paduan rasa pedas dan asam ini cocok jika disandingkan dengan ayam atau bebek goreng. Biasanya, sambal ini jadi favorit para ibu yang sedang hamil muda.

 

Sebenarnya masih banyak jenis sambal yang belum disebutkan di sini. Bisakah Anda menyebutkan aneka sambal lainnya? 

 

(VAN)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.