DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Jul 21, 2017

3 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi

Bagikan


 

Jika Mama perhatikan, kondisi cuaca belakangan ini semakin tidak menentu. Dari cuaca yang semula panas, bisa tiba-tiba hujan deras. Kondisi inipun berlangsung sepanjang tahun. Kondisi tak menentu ini yang membuat tubuh rawan terserang penyakit, terutama batuk dan pilek. Bagaimana bila penyakit ini menyerang si kecil? Salah satu masalah yang sering Mama hadapi pasti si kecil yang kesulitan mengeluarkan dahak saat sedang flu. Tentunya Mama juga menjadi khawatir melihat bayi sulit mengeluarkan  dahak saat batuk dan/atau pilek.

Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk mengeluarkan dahak pada bayi. Mama bisa memilih satu di antara beberapa cara ini.

Mengeluarkan Dahak Pada Bayi Menggunakan Uap

Cara mengeluarkan dahak si kecil menggunakan uap sendiri terbagi menjadi dua, yakni cara yang bisa Mama lakukan sendiri di rumah dan cara yang harus dilakukan secara medis.

  1. Nebulizer di Rumah Sakit

Salah satu cara paling umum dilakukan untuk membantu si kecil mengeluarkan dahak yakni dengan menggunakan terapi uap (nebulisasi). Dimana melalui terapi tersebut, bayi mendapat bantuan terapi obat berbentuk uap guna mengencerkan dahaknya. Termasuk dengan memberi cairan garam fisiologis dengan tujuan mengatasi  hidung tersumbat pada bayi.

  1. Uap Air Panas, Dengan atau Tanpa Minyak Kayu Putih

Sediakan baskom berisi air hangat, bisa dicampur dengan beberapa tetes minyak kayu putih maupun tidak. Letakkan baskom tersebut di dekat si kecil sehingga ia bisa menghirup uap yang dihasilkan air hangat dalam baskom. Langkah mengeluarkan dahak pada bayi ini mirip dengan terapi uap yang berguna mengencerkan dahak sekaligus membuka saluran hidung si kecil yang tersumbat. Termasuk melegakan pernapasannya.

Dengan pernapasan dan saluran hidung yang lebih lega dan dahak yang sudah encer, tentunya diharapkan dahak si kecil menjadi lebih mudah dikeluarkan. Namun, Mama harus ekstra hati-hati dalam meletakkan baskom yang digunakan. Jangan terlalu dekat dengan si kecil, sehingga tidak mudah dijangkau olehnya.

Menepuk-nepuk Punggung Bayi

Membantu bayi mengeluarkan dahak juga bisa dilakukan dengan menepuk-nepuk punggung si kecil dalam posisi tengkurap. Caranya sangat mudah, yaitu:

  • Posisikan bayi tengkurap
  • Tepuk punggung kanan dan kiri bayi secara perlahan
  • Letakkan bayi pada posisi miring kiri atau kanan
  • Tepuk bagian dada samping bayi dengan lembut

Jika dahak atau lendir yang ada dalam tubuh si kecil cukup banyak, biasanya setelah ditepuk-tepuk bagian punggung dan dada sampingnya si kecil akan memuntahkan dahak yang ada di dalam tubuhnya. Namun, bisa juga dahak tersebut sudah mengencer, luruh kemudian masuk ke dalam saluran pencernaan. Dengan demikian dahak bisa terbuang melalui kotoran si kecil.

Penting untuk diingat, bahwa tindakan ini harus dilakukan sebelum bayi minum ASI atau susu formula, untuk menghindari risiko tersedak. Mengingat susu yang sudah diminum si kecil juga dimuntahkan kembali bersama dahak.

Menggunakan Daun Sirih Hangat

Cara mengeluarkan dahak pada bayi yang terakhir adalah menggunakan daun sirih yang sudah terlebih dahulu dipanaskan. Daun sirih dalam kondisi hangat setelah dipanaskan tersebut harus ditempelkan ke dada dan punggung si kecil. Biarkan hangat dari daun sirih membantu si kecil mengencerkan dahak dan membuangnya melalui kotoran.

Dari tiga cara di atas, apakah Mama pernah menerapkan salah satunya? Atau Mama memiliki cara tersendiri dalam mengeluarkan dahak pada bayi yang ingin dibagikan melalui kolom komentar di bawah artikel ini?

<RGW>

 

 

Bagikan

Artikel Terkait