DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Anak | Sep 5, 2017

3 Cara Mudah Mengajari Si Kecil Beramal

Bagikan


Setiap orang tua pasti ingin anaknya memiliki jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi pada sesama dengan beramal. Tentu rasa itu tidak akan datang tanpa dipupuk sejak dini. Peran Mama di sini sangat penting untuk menumbuhkan rasa tersebut.

Mengajari anak beramal sebenarnya salah satu cara untuk melatih kepekaan anak dalam membantu sesama. Dari sana, ia akan paham bagaimana menghargai hidup, dirinya dan yang paling utama adalah orang lain.

Menurut Deborah Spaide, Pendiri Kids Care Clubs, sebuah organisasi sosial nasional, anak-anak sebenarnya memiliki naluri secara alami untuk membantu orang lain. "Hal yang dibutuhkan adalah memberi mereka kesempatan untuk melatih kebiasaan amal mereka, sehingga tumbuh menjadi anak yang suka membantu sesama," katanya.

Ada beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk membiasakan anak untuk beramal. Berikut ulasannya:

1. Menyisihkan uang jajan

Terlihat mudah tapi sebenarnya cukup sulit. Pelan-pelan ajarkan si kecil untuk menyisihkan uang jajannya, lalu disumbangkan pada orang yang membutuhkan. Mama bisa membaginya menjadi tiga bagian, yakni uang untuk jajan, ditabung dan disumbangkan.

Secara perlahan jelaskan pada anak fungsi dari pembagian uang tersebut, agar ia tidak langsung membagikan pada orang lain.

2. Tidak selalu uang

Banyak orang memiliki patokan kalau beramal identik dengan uang. Padahal tidak selalu seperti itu. Beramal bisa dengan banyak pilihan, bisa barang atau jasa tenaga untuk membantu sesama. Misalnya, buku-buku, memberi makan siang, pakaian layak pakai, atau sekadar membantu tetangga dengan tenaga yang dimilikinya.

3. Melihat kondisi nyata

Terkadang anak butuh contoh nyata dari apa yang diucapkan oleh orang tuanya. Bisa saja dia berpikir, untuk siapa dan untuk apa kita beramal? Di sini peran mama untuk mengenalkan berbagai kondisi nyata yang ada di sekitar.

Misalnya, dengan melihat pengamen, pengemis di jalanan atau petugas kebersihan yang membutuhkan bantuan. Ajarkan pula si kecil untuk bersyukur dengan apa yang dimilikinya saat ini.

(ICA)

Foto : Shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait