DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Gaya Hidup | Jun 1, 2016

3 Kebiasaan yang Membuat Anda Merasa Selalu Dililit Hutang

Bagikan


This article is in partnership with Moola

Jika Anda melihat ke dalam isi dompet Anda, lihatlah ada berapa kartu kredit yang terselip di sana. Jika ada lebih dari dua, berarti Anda akan mempercayai statement berikut : sangatlah mudah untuk mengajukan hutang. Nah, mengapa Anda sering tergiur untuk membuat si 'kartu sakti' ini? Mungkin karena promo, desan kartu atau sekedar prestige. Well, we're not here to judge, tapi pernah tidak Anda merasa pusing sendiri akibat terlalu banyak cicilan padahal kayaknya belanja juga tidak terlalu banyak? Mungkin tiga kebiasaan di bawah inilah yang menyumbang masalah. Yuk, kenali dan atasi sebelum menjadi lebih memusingkan.

Kemungkinan 1 : Yang dilunasi hanya jumlah minimal, bukan total tagihan

Sudah tahu kan jika membayar dengan jumlah minimal justru akan meningkatkan bunga dan denda keterlambatan pembayaran kartu kredit? Maka jangan abaikan hal ini. Untuk itu Anda harus rajin cek laporan saldo, daftar masing-masing utang, tanggal jatuh tempo, pembayaran minimum, dan tingkat suku bunga. Selalu lunasi utang kartu kredit satu demi satu untuk menghindari bunga dan denda yang terlalu tinggi.

Kemungkinan 2 : Anda masih ragu kapan akan melunasi hutang

Jika perlu, tulis di reminder tanggal pasti Anda harus melunasi semua tagihan. Jika tanggal pelunasan utang Anda masih belum pasti, maka masalah ini tak akan pernah teratasi. Dengan mempercepat tanggal pelunasan, ada hal positif yang bisa Anda dapatkan, yaitu mengurangi bunga tak terduga.

Kemungkinan 3 : Anda seringkali melakukan transfer saldo

Kadang memang transfer saldo adalah cara yang baik untuk meringankan beban dan melunasi hutang dengan cepat. Tapi kebiasaan ini hanya akan membuat kamu gali lubang tutup lubang, alias pindah dari hutang satu ke hutang lainnya. Jadi, kalau bisa hindari ya. 

Transfer saldo kartu kredit memang cara bagus untuk meringankan beban dan melunasi utang dengan cepat, tapi hanya membuat kamu gali lubang tutup lubang, pindah dari utang satu ke utang yang lain. Transfer saldo sangatlah berbeda dengan melunasi utang.

Bagikan

Artikel Terkait