Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kehamilan | May 26, 2017

3 Tanda Ibu Hamil Harus Batalkan Puasa

Bagikan


Selama bulan Ramadan, ibu hamil tetap diperbolehkan berpuasa dengan beberapa syarat, misalnya tidak mengalami gangguan kesehatan apapun dan sudah mendapat izin dari dokter kandungan.

Meski demikian, ada kalanya ibu hamil yang tengah berpuasa harus berbuka lebih awal apabila mengalami beberapa gejala pada tubuhnya seperti lemas atau muntah-muntah. Mama tidak dianjurkan untuk meneruskan berpuasa dalam keadaan tubuh yang lemah karena bisa membahayakan kondisi kesehatan janin.

Agar lebih memahami tanda-tanda apa saja yang membuat Mama perlu membatalkan puasa, yuk simak informasinya berikut ini :

1. Mengalami dehidrasi

Saat Mama merasa lemas, pusing, dan mengeluarkan urin dengan warna gelap serta berbau sangat menyengat, bisa jadi itu adalah tanda-tanda dehidrasi. Kondisi ini tak bisa dibiarkan karena berpotensi membahayakan tubuh dan janin serta meningkatkan risiko terkena infeksi pada kandung kemih.

Selama mengandung, ibu hamil perlu mengonsumsi cukup air untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar serta memastikan janin dapat tumbuh dengan baik. Maka dari itu, ketika Mama mengalami dehidrasi jangan ragu untuk segera membatalkan puasa dan minum air secukupnya, serta beristirahat hingga kondisi tubuh kembali segar.

2. Mual dan muntah

Apabila sebelumnya Mama tidak mengalami mual dan muntah namun tiba-tiba merasakannya saat sedang berpuasa, berbukalah secepatnya. Mual dan muntah yang dialami ibu hamil ketika berpuasa tak boleh disepelekan karena bisa jadi itu merupakan gejala dari gangguan kesehatan yang lebih serius.

Ketika mengalami hal ini, segera konsumsi makanan yang bernutrisi dan beristirahatlah hingga mual dan muntah berhenti. Jika hal ini masih terus berlanjut meski Mama telah membatalkan puasa dan mengonsumsi makanan tertentu, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

3. Gangguan pada janin

Jika janin berhenti bergerak pada saat Mama berpuasa, segeralah berbuka dan mengonsumsi makanan dan minuman dingin dengan porsi kecil untuk merangsangnya kembali aktif. Apabila setelah melakukan hal ini janin tak juga merespons, Mama perlu mengunjungi dokter kandungan secepatnya.

Selain itu, kontraksi yang dirasakan wanita hamil dengan usia kandungan muda juga perlu diwaspadai karena bisa jadi merupakan gejala dari kelahiran prematur. Apabila mengalami hal ini, Mama harus segera membatalkan puasa dan memerikasakan kondisi janin ke dokter spesialis kandungan.

Sekarang Mama sudah tahu kan, kondisi apa saja yang membuat ibu hamil harus membatalkan puasanya?

Meski berpuasa merupakan ibadah yang wajib dilakukan selama bulan Ramadan, Mama tak boleh memaksakan diri, terlebih jika kondisi tubuh tidak memungkinkan. Bijaklah dalam menyikapi kehamilan dan selalu lakukan yang terbaik untuk menjaga kesehatan serta keselamatan calon anak tercinta.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.