DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Gaya Hidup | Dec 13, 2016

4 Cara Mendapat Penilaian Baik untuk Karyawan Probation

Bagikan


Semua perusahaan memberlakukan masa probation atau masa percobaan untuk mengukur level kemampuan staf baru yang diterimanya. Setelah menempuh proses panjang, mulai dari seleksi CV, proses wawancara kerja, psikotes, sampai beberapa tes lain yang diberlakukan, masa probation adalah waktu yang menentukan apakah Anda layak menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut. Lolos atau tidaknya Anda di masa percobaan tergantung pada kualitas Anda. Berikut hal yang perlu diperhatikan agar probation Anda berjalan dengan baik:

1. Ketahui job description Anda

Saat disetujui bahwa Anda lolos interview, biasanya pewawancara atau HRD akan mendeskripsikan pekerjaan Anda secara garis besar. Selanjutnya, atasan langsung Anda akan membimbing Anda terkait pekerjaan secara lebih detail. Di hari pertama kerja, jangan memaku diri Anda di meja kerja karena akan memberikan kesan buruk bahwa Anda orang yang kurang aktif. Berbincanglah dengan rekan baru Anda tentang bagaimana alur pekerjaan yang akan Anda hadapi nanti. Jangan sungkan meminta informasi deskripsi kerja secara detail kepada atasan langsung. Tawarkan diri untuk menyelesaikan beberapa tugas ringan. Dengan demikian, Anda akan dinilai memiliki semangat kerja yang cukup tinggi.

2. Kedisiplinan

Hal kecil tetapi sangat menentukan probation Anda adalah kedisiplinan. Sejak Anda melamar pekerjaan, tentu Anda harus tahu berapa lama waktu tempuh dari rumah Anda ke tempat kerja. Selalu datang telat dengan alasan macet akan memberikan penilaian buruk pada karyawan baru seperti Anda. Lebih baik datang pagi daripada Anda harus menahan malu tergesa-gesa masuk ke ruang kerja, di saat para senior sudah sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Jika memang ada urusan mendadak, jangan ragu untuk memberitahukan pihak kantor. Jaga kesehatan Anda dengan baik agar tidak terlalu sering izin karena sakit.

3. Tunjukan loyalitas

Jika Anda sudah memiliki client list dan tanggung jawab yang harus Anda selesaikan, jangan ragu menunjukkan loyalitas Anda dalam bekerja. Loyalitas yang dimaksud bukanlah bekerja sampai larut malam terus menerus, tetapi gunakan waktu kerja Anda sebaik mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Untuk hari-hari yang sangat padat, jika terpaksa lembur, gunakan waktu lembur Anda dengan baik. Loyalitas dalam bekerja merupakan hal vital yang mendukung Anda menaiki jenjang karier yang lebih tinggi.

4. Jalin relasi

Menjadi orang yang gampang berbaur di tempat kerja baru bukanlah hal yang mudah bagi beberapa orang. Sebenarnya tidak perlu melakukan basa-basi berlebihan. Anda perlu tahu dengan siapa saja Anda akan banyak berkomunikasi dan perlakukanlah mereka dengan sopan. Jangan terlalu kaku, buatlah suasana pertemanan yang akrab dan hangat. Jika ada konflik, ada baiknya jangan terpancing emosi. Selesaikanlah dengan komunikasi yang benar dan temukan solusi yang saling menguntungkan.

 

Tidak mudah meyakinkan perusahaan bahwa Anda pantas dipekerjakan. Tetapi, jika Anda bersungguh-sungguh menunjukan kualitas kerja terbaik, bukan tak mungkin Anda akan menjadi karyawan tetap. Siapa tahu jenjang karier yang lebih tinggi menanti Anda!

 

(LMF)

Bagikan

Artikel Terkait