DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Food Trend | Jul 13, 2017

4 Cara Menyimpan Daging Segar

Bagikan


 

Sedang menyusun rencana belanja bulanan? Jangan lupa memasukkan daging segar dalam daftar belanja Mama. Selain kaya protein dan lemak, daging ayam dan terutama daging sapi juga mengandung zat besi yang diperlukan tubuh untuk membentuk sel darah merah. Agar kandungan zat gizinya tetap terjaga saat disajikan di meja makan, daging perlu dijaga agar tetap segar. Berikut strategi menyimpan daging segar yang bisa Mama pakai:

  1. Jangan biarkan daging segar ada di suhu ruangan selama lebih dari dua jam. Karena itu, sepulang berbelanja, segera bersihkan daging dengan membuang bagian yang kotor. Sebaiknya, hindari mencuci daging dengan air keran, sebab aliran air keran yang belum tentu bersih akan menambah jumlah bakteri yang menempel di daging.  Proses pencucian juga bisa membuat vitamin B dalam daging berkurang karena sifatnya yang mudah larut dalam air.
  2. Jika Mama punya banyak stok daging, jangan simpan dalam keadaan utuh. Potong-potong daging menjadi beberapa porsi, lalu bungkus atau simpan masing-masing ke dalam wadah kedap udara. Jangan lupa beri label untuk mencatat tanggal penyimpanan, untuk mengingatkan Mama sudah berapa lama daging disimpan.  
  3. Siapkan ruang di freezerbersuhu minus 18 derajat Celcius untuk menekan pertumbuhan bakteri di dalam daging. Daging yang terkontaminasi bakteri akan lebih cepat busuk, jadi sumber penyakit dan gangguan kesehatan seperti mual, muntah, hingga diare. Daging bisa bertahan selama enam bulan jika disimpan pada suhu ini, namun semakin cepat diolah dan dikonsumsi, semakin baik.  
  4. Jika ingin memasak daging, keluarkan daging dari freezerporsi demi porsi sesuai kebutuhan dan biarkan mencair di dalam lemari pendingin bersuhu minus 1-4 derajat celcius. Mencairkan daging di luar lemari pendingin tidak disarankan, sebab bisa mengurangi citarasa gurih daging dan membuat daging terasa keras saat dimakan. Bagian dalam daging yang masih beku saat dimasak, bisa jadi tempat sembunyi bakteri yang mungkin ada karena bagian itu tidak dapat panas yang cukup. 

Dengan kualitas daging yang terjaga kesegarannya, masakan yang Mama sajikan untuk keluarga tentu semakin sehat. Selamat berkarya di dapur!

<MEG

 

Bagikan

Artikel Terkait