Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sekolah Anak | Jul 20, 2017

4 Trik Jitu Membangunkan Anak di Pagi Hari

Bagikan


Bagi sebagian keluarga, teriakan dan keributan di pagi hari sudah jadi menu sarapan. Mama mungkin harus teriak berkali-kali untuk membangunkan anak. Akhirnya anak terlambat ke sekolah dan jadi panik saat bersiap-siap.

Jika situasi ini terjadi di rumah Mama setiap hari, sudah saatnya Mama menerapkan empat trik jitu berikut ini untuk membangunkan anak di pagi hari.

1. Mengatur jadwal harian yang seimbang

Salah satu cara bangun pagi yang ampuh adalah mengatur jadwal harian yang seimbang. Pastikan anak cukup tidur di malam hari. Untuk itu, Mama perlu memastikan anak sudah menyelesaikan PR dan tugas sekolahnya beberapa jam sebelum waktunya anak tidur. Itu berarti jam makan malam juga tak boleh terlalu larut.

Supaya anak tidak tidur kemalaman, Mama juga sebaiknya memantau apakah anak tidur siang terlalu lama. Sederhananya, seluruh jadwal harian anak harus seimbang. Kapan anak harus istirahat, kapan main, dan kapan belajar. Dengan begitu, tubuh anak akan mengikuti jam biologis yang alami dan bisa bangun pagi tepat waktu.

2. Ingatkan anak soal tanggung jawabnya

Kalau si kecil sudah terlalu sering bangun kesiangan, ingatkan bahwa pergi ke sekolah dan bangun pada waktunya adalah tanggung jawab anak sendiri. Untuk itu, Mama juga sebaiknya membangungkan anak seperlunya.

Tak perlu memanggil-manggil dari dapur sampai suara habis. Anak pun akan semakin memahami bahwa bangun pagi adalah tugasnya sendiri, sama seperti sikat gigi sebelum tidur atau membereskan mainan.

3. Membiarkan anak merasakan konsekuensi bangun terlambat

Kalau anak susah dibangunkan, biarkan anak merasakan sendiri akibatnya. Misalnya dihukum oleh guru atau diberi tugas tambahan dari pihak sekolah. Jika anak ketinggalan mobil jemputan, usahakan untuk tak mengantar anak ke sekolah.

Kebiasaan tersebut akan membuat anak merasa kebal terlambat, toh ada Mama yang akan menyelamatkannya. Kalau anak sudah cukup besar, biarkan anak pergi ke sekolah naik kendaraan umum. Anak mungkin akan merasa kesal sesaat. Namun, keesokan harinya anak akan berpikir panjang sebelum menarik selimutnya dan tidur lagi setelah alarm bunyi.

4. Mencicil persiapan sekolah di malam hari

Maka, sebisa mungkin cicil persiapan di pagi hari sejak malam. Misalnya menyiapkan seragam atau menata buku pelajaran. Ketika bangun, anak pun tinggal mandi dan sarapan saja sehingga aktivitas di pagi hari jadi terasa lebih ringan.

Anak Mama susah bangun pagi juga? Apa yang biasanya Mama lakukan supaya anak terbiasa bangun tepat waktu? Bagikan cara bangun pagi ala Mama dan keluarga di kolom komentar, ya!

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.