DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Bermain dan Belajar | Aug 9, 2017

5 Aktivitas Sederhana untuk Melatih Fokus Balita

Bagikan


Jika berbicara soal melatih fokus balita, banyak orang tua membayangkan sebuah kelas dan si kecil duduk di dalamnya sambil serius mendengarkan pelajaran. Sebagian orang tua lain malah tidak sadar betapa pentingnya kegiatan melatih fokus ini. Bagaimana dengan Mama sendiri, sudah tahu, belum, pentingnya melatih fokus balita?

Menurut profesor di Loyola University Chicago, melatih fokus ternyata penting untuk tahap perkembangan otak si kecil. Balita yang sering dilatih fokusnya akan lebih mudah menyerap informasi, sekaligus mengoptimalkan skill kognitifnya. Untuk Mama yang ingin mulai melatih fokus balita, coba lima kegiatan sederhana berikut ini:

  1. Minimalisasi Hiburan Digital

Foto: icanteachmychild.com

Kedengarannya mungkin sedikit sulit, tapi agar bisa efektif melatih fokus si kecil, Mama harus mengurangi hiburan digital hingga seminimal mungkin. Sudah ada penelitian yang menyatakan bahwa terpapar teknologi terlalu banyak akan membuat seseorang kehilangan fokusnya.

Selain memberikan waktu khusus untuk menggunakan gadget atau menikmati hiburan digital, ajarkan si kecil untuk bisa disiplin dan membatasi diri sendiri. Dengan begini, ia bisa lebih mudah fokus dan tak mudah teralihkan perhatiannya.

Baca juga: Balita Terlalu Sering Berkutat dengan Gadget? Batasi Waktunya dengan 5 Cara Ini

  1. Gunakan Mainan Fisik yang Mudah Digunakan

Foto: thelovedchild.net

Sebagai ganti hiburan digital, berikan balita mainan fisik yang mudah digunakan. Sebisa mungkin pilih mainan yang memerlukan fokus balita untuk memainkannya, seperti puzzle, permainan mencocokkan, memancing ikan, serta permainan serupa lainnya yang bisa mengasah fokus.

Mainan fisik ini juga dapat dijadikan stimulasi bagi si kecil agar skill kognitif, observasi, dan motoriknya terlatih secara aktif. Supaya tak cepat bosan, ajak balita memilih sendiri mainan yang disukainya, ya, Ma.

  1. Buat Rutinitas Harian

Foto: pixel.nymag.com

Agar semakin mudah melatih fokus balita, Mama bisa membuat rutinitas harian untuk si kecil. Mulai dari kegiatannya setelah bangun tidur, pada siang hari, hingga dia tidur kembali.

Rutinitas harian ini akan membuatnya tahu apa yang akan dilakukan selanjutnya. Dia juga akan belajar manajemen waktu, sehingga bisa fokus mengerjakan sesuatu sesuai jadwal. Tapi jangan membuat jadwal terlalu padat, ya, Ma, agar si kecil tak jadi stres dan malah hilang fokus.

  1. Tetapkan Jangka Waktu

Foto: mcavoyphotography.co.uk

Menetapkan jangka waktu untuk aktivitas yang akan dilakukannya akan membuat si kecil fokus pada setiap tindakan yang diambilnya. Ia akan belajar untuk berpikir sebelum membuat sebuah keputusan serta melakukannya sesuai jangka waktu yang ditentukan.

Mungkin terlihat sulit, ya, Ma, tapi sebenarnya gampang sekali, kok, untuk dilakukan. Mama bisa mulai dengan menetapkan jangka waktu pada hal kecil, misaalnya saat dia sedang memakai sepatu atau menggosok gigi. Kalau sudah rutin dijalankan, Mama bisa coba menetapkan jangka waktu pada aktivitas yang lebih besar.

  1. Ajarkan Meditasi

Foto: images.huffingtonpost.com

Ini dia salah satu cara melatih fokus balita yang sekarang sedang populer: mengajarkan meditasi. Seperti yang Mama tahu, meditasi bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks, dan fokus akan senantiasa terjaga.

Di luar negeri, mulai banyak orang tua yang mengajarkan anaknya meditasi melalui berbagai cara. Ada senam yoga untuk balita hingga belajar latihan pernapasan. Salah satu sekolah di Amerikapun sudah memasukan pelajaran meditasi sebagai pelajaran utama.

Melatih fokus balita memang tak semudah membalik telapak tangan, apalagi jika dia termasuk balita yang hiperaktif. Tapi, usaha dan kesabaran Mama akan membuat si kecil tumbuh dengan kemampuan fokus yang baik. Nah sekarang Mama tinggal menentukan, mau pakai cara yang mana dulu?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait