Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Anak | Feb 9, 2017

5 Cara Agar Anak Tidak Mudah Takut

Bagikan


 

Rasa takut wajar dialami oleh anak-anak. Misalnya takut tidur sendiri,  takut saat di depan umum, takut di hari pertama sekolah, dan lainnya. Mama dapat mengatasi rasa takut tersebut sejak kecil. Berikut ada lima cara mengajarkan anak agar tidak mudah takut:

 

1. Perlahan-lahan

Ajak mereka menghadapi hal yang ditakuti secara perlahan-lahan. Misalnya, takut tidur sendiri. Jangan langsung meninggalkan mereka sendirian dalam keadaan kamar gelap. Pasang lampu tidur yang makin lama makin redup. Begitu juga dengan durasi Anda saat menemani mereka hingga bisa tertidur. Misalnya, yang awalnya setengah jam besoknya menurun hingga akhirnya dia terbiasa sendiri.

 

2. Beri pengertian

Tanyakan kepada anak apa yang membuat mereka takut. Misalnya, mereka mendengar cerita menyeramkan dari teman-teman. Dengan mengetahui alasan tersebut, Anda dapat memberikan penjelasan yang masuk akal. Jika alasannya adalah cerita menyeramkan, Anda dapat menjelaskan kalau cerita tersebut tidak benar dan menggantinya dengan cerita-cerita menyenangkan.

 

3. Hindari tontonan

Ada kalanya tontonan membuat anak-anak semakin takut. Karena itu, dampingi anak saat menonton sehingga Anda dapat menyortir tontonan mereka dan menghalangi mereka dari tontonan yang dapat membuat mereka jadi semakin ketakutan.

 

4. Reward

Memberikan reward juga dapat Anda lakukan. Misalnya, si kecil boleh membeli mainan incarannya jika dia berhasil tidur sendiri selama satu minggu. Dengan begitu, si kecil jadi termotivasi untuk mengalahkan ketakutan mereka.

 

5. Respon positif

Ketika anak merasa takut, sebagai orangtua, sebaiknya Anda tidak memberikan respon dengan ketakutan yang sama. Melainkan, beri respon positif yang bertentangan dengan ketakutan tersebut. Selain itu, introspeksi diri Anda. Siapa tahu ketakutan yang dirasakan anak berawal dari sikap Anda yang menunjukkan ketakutan yang sama.

  

(HIKMAH)

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.