DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Gaya Hidup | Sep 6, 2016

5 Cara Menyelesaikan Konflik dalam Hubungan

Bagikan


Yang sering dilupakan oleh para pasangan adalah sebuah hubungan bukanlah kompetisi debat atau ajang adu argumen. Hubungan yang sehat dan dewasa adalah wadah negosiasi dan diplomasi. Kadang, ego masing-masing lah yang membuat Anda dan pasangan lupa akan hal ini. Kalau begini terus, bagaimana mau menyelesaikan konflik yang pasti terjadi dalam hubungan Anda? Nah, berikut ini adalah lima langkah yang penting dan ampuh dalam menyelesaikan konflik dengan pasangan. Tertarik mencobanya?

Jangan Menyepelekan atau Menghindari Konflik

Ketika pasangan Anda mulai menunjukkan tanda-tanda konflik seperti wajah yang ditekuk, menolak berbicara, atau marah-marah tanpa sebab, jangan menghindar atau disepelekan. Begitu juga dengan Anda, jangan memendam sendiri pikiran yang terus menghantui Anda. Meskipun secara naluriah Anda dan pasangan ingin menghindari konflik, masalah tersebut akan diam-diam menggerogoti Anda berdua dari dalam bak penyakit.

Tanya dan Dengarkan

Jika Anda sudah bisa mencium bau konflik, tanyakan padanya apa yang mengganggu pikirannya dan dengarkan tanpa interupsi atau keinginan membela diri. Biarkan dia bercerita, meskipun mungkin Anda sebenarnya tidak ingin mendengar konflik yang dia bawa ke hadapan Anda.

Cari Tahu Akar Masalah yang Sesungguhnya

Apa yang Anda dengar dari pasangan biasanya hanya permukaan masalahnya saja. Pancing dia untuk membuka diri dan menjelaskan apa yang sebenarnya membuatnya kesal. Misalnya, dia tidak suka kalau Anda pergi bersama teman lelaki Anda. Pada dasarnya, dia bukannya cemburu seperti anak kecil, tapi dia khawatir selama ini ada jarak yang cukup besar di antara Anda berdua dan dia merasa dia bukan bagian penting dari hidup Anda karena Anda tidak pernah mengenalkannya pada teman-teman Anda.

Diskusikan Cara Terbaik Menyelesaikannya

Ketika Anda sudah berhasil mengidentifikasi apa yang menjadi penyebab konflik, saatnya mencari solusi. Anda dan pasangan harus bisa berpikir jernih dan terbuka untuk mencapai penyelesaian yang baik. Jadi daripada sibuk berpikir solusi apa yang tepat untuk Anda, carilah solusi yang tepat untuk hubungan Anda. Ingat bahwa Anda mungkin harus berkompromi demi hasil yang terbaik.

Kendalikan Emosi dan Nada Bicara Anda

Ini yang harus selalu Anda simpan dalam pikiran. Kalau emosi Anda dan pasangan meledak-ledak, masalahnya tidak akan terselesaikan. Buatlah perjanjian untuk sama-sama tidak menggunakan nada suara yang tinggi atau keras, tidak memotong pembicaraan, dan tidak menggunakan kekerasan fisik atau psikologi. Bila emosi Anda sudah tidak bisa ditahan, mintalah waktu sejenak untuk menenangkan diri. 

--IA 

Bagikan

Artikel Terkait