Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Bermain dan Belajar | Jan 26, 2017

5 Permainan untuk Dukung Perkembangan Anak 2 Tahun

Bagikan


  

Dunia anak memang tidak akan lepas dengan dunia bermain. Saat anak beranjak usia 2 tahun, mereka memiliki energi yang penuh untuk bermain dan beraktivitas. Aktivitas untuk anak 2 tahun sangatlah banyak pilihannya. Saat usia ini, anak memerlukan berbagai permainan yang tepat untuk melatih aspek motorik serta emosinya.

Berikut ini ada 5 permainan untuk anak 2 tahun yang bisa Mama berikan ke si kecil :

 

1. Boneka

Boneka merupakan permainan yang pasti dilakukan oleh setiap anak. Boneka menjadi mainan yang mampu mengasah perkembangan emosional anak. Anak sering menjadikan boneka sebagai permainan yang bisa dipeluk, dibelai, dan diajak bicara. Hal ini mampu memberikan dukungan sosial pada anak, misalnya saat anak sedang sedih atau marah. Selain itu, bermain boneka juga mampu mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas anak. Permainan boneka juga melatih motorik halus yang dapat diasah saat anak membantu mengenakan dan melepaskan baju boneka.

 

2. Petak umpet

Saat anak berusia 2 tahun, dia sedang berada pada tahap untuk mengeksplor kemampuan berjalannya bersama Mama. Jika anak telah lancar berjalan, bawa dia untuk ikut dalam permainan petak umpet. Coba ajak dia untuk mencari dan mengejar Mama. Balita pasti tertawa puas bahagia jika berhasil mendapatkan Mama. Mama juga bisa menggunakan mainan yang kemudian disembunyikan disuatu tempat, lalu suruh anak untuk mencarinya. Di sini anak akan mempelajari bagaimana cara berkomunikasi yang benar dan cara memecahkan suatu masalah.

 

3. Lampu lalu lintas

Bagi anak, permainan lampu lalu lintas sangat mengasyikkan. Melalui permainan ini, anak diminta berdiri dan berjalan menuruti isyarat lampu lalu lintas yang Mama berikan mulai dari merah, kuning, atau hijau. Permainan ini bertujuan menambah pengetahuan  tentang lalu  lintas, mengajak anak lebih peka, peduli terhadap peraturan lalu lintas, dan belajar pengontrolan diri pada anak.

 

4. Menggambar, mewarnai, dan bernyanyi

Setiap anak pasti memiliki lagu favoritnya masing-masing. Cobalah sambil bernyanyi lagu favoritnya bersama anak. Saat bernyanyi, ajari anak untuk menggambar atau melukis apa yang terkandung dalam lirik lagu tersebut.  Mama dapat menggunakan pensil warna, crayon, dan kertas sebagai media untuk menggambar. Permainan ini bertujuan untuk melatih kemampuan bahasa, kreativitas, dan kemampuan bercerita.

 

5. Mengenal anggota tubuh

Mengenalkan anggota tubuh pada anak sangatlah penting. Mama dapat melakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya Mama dapat berperan menjadi model dan memberi instruksi. Kemudian anak akan mengikuti instruksi yang Mama berikan untuk menandai bagian tubuh mana yang diminta. Penanda tersebut dapat berbentuk stiker, warna, atau yang lainnya. Namun pada permainan ini, Mama harus dituntut untuk selalu sabar karena anak tidak langsung bisa menuruti instruksi Mama. Permainan ini mengajarkan anak untuk mengenal dirinya lebih dalam dan mengidentifikasi bagian-bagian tubuh secara umum.

 

(PIA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.