Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Jalan-jalan | Oct 14, 2017

Mau Traveling Saat Hamil? Ikuti 5 Persiapan Berikut Agar Tetap Sehat

Bagikan


Traveling jadi kesempatan ibu hamil untuk berelaksasi sebelum sibuk mengurus bayi. Sebenarnya, kapan waktu paling nyaman untuk ibu hamil berlibur?

Berdasarkan penelitian American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG), bepergian jauh di trimester awal atau naik pesawat terbang saat hamil muda masih rawan keguguran.

Berlibur di trimester tigapun berisiko lahir prematur. Karena itu, liburan sebaiknya dilakukan saat kehamilan berusia 18-24 minggu.

Bagaimanapun juga, perlu ada persiapan khusus sebelum ibu hamil berlibur. Ini tips traveling untuk ibu hamil agar bisa jalan-jalan dengan nyaman tanpa mengkhawatirkan kesehatan:

1. Minta izin dokter

Jelaskan tujuan, berapa lama, dan dengan apa Anda pergi ke tempat berlibur. Berdasarkan kondisi kandungan Anda, dokter akan membekali resep obat untuk gangguan kesehatan ringan dan vitamin yang mungkin Anda perlukan di perjalanan.

Misalnya obat antimual, diare, vitamin penambah darah, dan sebagainya. Bila perlu, minta rekomendasi alamat dokter dan rumah sakit terdekat yang bisa Anda kunjungi jika terjadi gangguan pada kehamilan saat Anda berlibur.

2. Siapkan dokumen

Jangan pergi jauh tanpa membawa buku riwayat kesehatan. Bila harus dirawat, buku kesehatan ini membantu dokter setempat mengambil tindakan tepat.

Jika naik pesawat di usia kehamilan 27 minggu, Anda boleh terbang tanpa surat keterangan dokter dan harus menandatangani surat pernyataan yang membebaskan perusahaan penerbangan dari segala risiko yang terjadi pada Anda akibat menumpang pesawat terbang. Lebih dari 27 minggu, Anda perlu menandatangani surat pernyataan sejenis dan membawa surat keterangan sehat dari dokter.

3. Isi koper

Isi dengan pakaian nyaman sesuai cuaca dan kondisi di tempat liburan. Hindari mengisi koper dengan bawaan terlalu berat. Jangan lupa membawa alas kaki yang nyaman dan memiliki hak kurang dari 3 cm.

Jika saat liburan ada banyak agenda berjalan kaki, siapkan sepatu yang mengikuti kontur kaki seperti sepatu olahraga.

4. Sering minum agar tak dehidrasi

Hindari minuman mengandung kafein dan minuman bersoda karena dapat memicu heartburn. Sediakan pula makanan ringan seperti crackers dan buah-buahan. Jaga pola makan dengan makan sesering mungkin dalam porsi kecil agar perut tidak kosong dan gula darah tetap stabil. Bila ingin menikmati kuliner lokal, usahakan untuk makan di tempat bersih.

Perhatikan proses memasaknya. Konsumsilah masakan yang terbuat dari sayuran atau daging segar yang dimasak hingga matang.

5. Susun agenda

Buat rancangan kegiatan santai dan sesuai dengan kemampuan fisik. Di perjalanan, sempatkan diri untuk beristirahat dan melakukan peregangan. Segera memeriksakan diri ke dokter terdekat bila Anda mengalami gangguan seperti kontraksi konstan atau perdarahan.

Akhir tahun ini sudah ada rencana berlibur ke mana, Ma? Untuk Anda yang sedang hamil, jangan lupa terapkan tips traveling di atas, ya!

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.