DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Jun 3, 2016

5 Prinsip Komunikasi yang Hangat dengan Pasangan

Bagikan


Komunikasi merupakan salah satu kunci utama kesuksesan hubungan Anda dan pasangan. Jadi wajar saja kalau komunikasi yang efektif dan penuh cinta adalah tantangan terbesar yang dihadapi hampir setiap pasangan. Namun, bukan berarti mewujudkan komunikasi yang hangat itu mustahil, kok. Ada lima prinsip yang tak boleh terlupakan saat Anda berkomunikasi dengan pasangan sehari-hari. Simak informasinya berikut ini.

 

Lupakan Slogan “Wanita Selalu Benar”

Prinsip ini sering menjadi batu sandungan bagi wanita karena mereka cenderung menjadi defensif dan tidak mau tahu ketika berbicara dengan pasangannya. Bagaimana pesan satu sama lain bisa tersampaikan jika kedua belah pihak justru mau menang sendiri-sendiri?

 

Mengubah Konflik Jadi Kerja Sama

Hubungan Anda bukanlah kompetisi yang harus dimenangkan salah satu pihak. Jadikan setiap masalah yang muncul sebagai momen untuk mengasah kerja sama Anda dan pasangan sebagai tim yang solid. Contohnya, Anda dan pasangan harus menentukan akhir pekan ini akan pergi ke acara pernikahan teman Anda atau ke reuni keluarga pasangan. Duduklah dan ajak dia berbicara dengan santai untuk mencari solusinya. Anda bisa saja, kan mampir sebentar ke acara pernikahan tersebut sebelum menghadiri reuni keluarga pasangan?  

 

Berhenti Berasumsi

Anda tidak bisa membaca pikiran pasangan, begitu juga sebaliknya. Jadi hentikan kebiasaan berasumsi apa yang ada di pikiran pasangan. Langsung tanyakan pada dirinya hal-hal yang masih Anda pertanyakan. Tak perlu gengsi atau merasa bahwa dia sudah seharusnya tahu. Dengan melakukan ini, Anda bisa mencegah pertengkaran-pertengkaran yang akan datang.

 

Dengarkan Pasangan Anda

Dengarkan maksud dan isi hati pasangan Anda, tanpa ada keinginan sedikit pun untuk menyanggah, membela diri, memberi jawaban, apalagi memojokkan. Jangan memotong kata-katanya dengan berpikiran bahwa Anda sudah tahu apa yang akan dia katakan, tapi biarkan pasangan Anda meluapkan apa yang ada dalam pikirannya.

 

Hindari Kata-Kata yang Negatif

Ganti kalimat-kalimat seperti, “Aku tidak suka kalau kamu lupa memberi kabar,” atau “Kamu ini terlambat terus, kebiasaan seperti itu kok tidak hilang juga,” dengan kalimat yang lebih positif dan membangun misalnya, “Aku akan lebih tenang dan bersyukur kalau kamu mengabari aku,” dan “Kalau kamu tiba tepat waktu, kita tak perlu tergesa-gesa dan terjebak macet. Aku yakin kok, kamu pasti bisa pelan-pelan mengubah kebiasaan itu."

(IA)

 

Sumber gambar: onethreeonefour.com

 

Bagikan

Artikel Terkait