Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Bayi | Sep 4, 2017

5 Tips Cerdas Mengorganisir Baju Bayi

Bagikan


Pertumbuhan bayi pada bulan-bulan pertama berjalan cukup pesat. Baju yang dikenakan pada bulan ini belum tentu bisa dikenakan 2 bulan mendatang. Akibatnya Mama harus terus menambah baju bayi yang bisa digunakan oleh si kecil, sehingga tanpa sadar lemari pakaian menjadi penuh dengan baju bayi lama dan baru.

Selain menambah baju bayi, Mama juga harus memerhatikan baju lama yang sudah tidak terpakai lagi. Yuk, mulai mengorganisir baju bayi agar lemari tidak penuh dan tetap rapi. Caranya:

  1. Sebelum Membeli Baju Bayi, Periksa Kembali Lemari Anak

Misalnya saat hendak membeli sebuah kaos lengan panjang, bisa saja Mama lupa sudah pernah membelinya namun belum pernah dipakai. Untuk menghindari hal ini, periksalah dengan saksama baju bayi yang sudah ada di lemari. Mama hanya perlu membeli pakaian yang belum pernah dimiliki si kecil atau jika tidak bisa dipakai lagi.

  1. Beli Satu, Dibuang Satu

Mama membeli baju baru karena yang lama sudah tidak bisa dipakai lagi kan? Nah sebelum membeli baju bayi, keluarkanlah baju usang dari lemari supaya tidak terjadi penumpukan. Dengan demikian Mama bisa mengelompokkan bahwa yang ada di dalam lemari hanya pakaian-pakaian yang masih bisa digunakan sehari-hari.

  1. Belanja Baju Bayi yang Benar-benar Diperlukan

Semua orang tentu ingin buah hatinya tampil menawan dan trendi, itu hal yang wajar. Namun jika semua baju bayi dibeli berdasarkan tren yang sedang berlaku, hanya akan memenuhi lemari dengan pakaian-pakaian. Ingat Ma, tren tidak ada matinya. Lebih baik Mama  membeli pakaian yang nyaman dan sederhana untuk aktivitas sehari-hari. Jika ingin mengikuti tren, Mama bisa membeli pakaian yang trendi untuk bepergian saja dan perhatikanlah betapa hal ini bisa membuat Mama lebih berhemat.

  1. Rajin Mencuci Baju Bayi

Alasan lain seseorang mengoleksi banyak baju bayi adalah sebagai persediaan jika baju yang lain masih dalam keadaan kotor atau belum kering setelah dicuci. Untuk menyiasati hal ini Mama tidak perlu menambah koleksi baju terlalu banyak. Cukup dengan rajin mencuci pakaian bayi, kebutuhan bayi akan baju baru akan berkurang.

  1. Lakukan Sesuatu dengan Baju yang Usang

Pakaian-pakaian yang sudah usang tidak hanya dikeluarkan dari lemari, bisa-bisa malah menumpuk di gudang nantinya. Lakukan sesuatu dengan baju usang tersebut, misalnya dengan memberikannya pada orang lain yang lebih membutuhkan, menyumbangkannya pada korban bencana alam, dan sebagainya. Dengan demikian pakaian yang usang tidak hanya berpindah tempat dari dalam lemari ke kardus di gudang.

Ternyata bukan hanya makanan dan minuman bayi yang butuh perhatian khusus, tetapi baju juga ya, Ma. Dengan rajin mengorganisir baju bayi, Mama tidak akan dipusingkan lagi dengan kondisi lemari yang penuh sesak.

<ARK>

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.