DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Gaya Hidup | Aug 18, 2016

7 Cara Untuk Anda Kembali Fokus Pada Hal Penting

Bagikan


Ketika hari-hari Anda berjalan begitu saja, tanpa Anda menyadari telah melewatkan hal terpenting dalam hidup Anda. Sehingga banyak goal yang hanya sekedar wacana. Membuang waktu dan energy tanpa tujuan yang jelas. Tentu Anda tidak ingin terus menerus berada dalam situasi seperti ini. Dikutip dari entrepreneur.com. Berikut cara untuk Anda dapat mengembalikan fokus Anda.

        1. Catat Prioritas Terpenting Anda

Untuk memfokuskan prioritas Anda ke jalan yang benar. Pada dasarnya, mengingatkan diri Anda setiap hari adalah hal terpenting. Menyadari apa yang terpenting dalam hidup Anda untuk mendapat tujuan yang jelas. Tanya kepada diri Anda “Apa yang paling penting untuk diri saya tahun ini?” “Apa yang membuat saya bersemangat?” “Apakah penting untuk meningkatkan kinerja saya?” “Keluarga saya?” “Meningkatkan hubungan sosial? Hobi? Dan kondisi keuangan?”. Berpikirlah untuk itu, dan pilihlah empat sampai lima top priority Anda. Tulis dan tempelkan di tempat kerja Anda, di cermin kamar mandi Anda, atau di pintu kulkas.

        2. Mengidentifikasi Apa Yang Tidak Perlu Menjadi Perhatian Anda                

Ini adalah ketika Anda sedang meninggalkan keburukan yang dapat mengganggu Anda. Menghadapi waktu-waktu yang menyebalkan dan membuat Anda hampir putus asa. Tanyakan pada diri Anda “Apa yang dapat membuang waktu saya dan bagaimana menggunakan waktu saya yang berharga?”. Jika Anda ingin fokus pada apa yang benar-benar penting untuk hidup Anda jangan biarkan diri Anda menghabiskan sebagian persentase waktu Anda untuk melakukan kegiatan yang tidak beraturan, jika tidak ditanggulangi ini kan menjadi kebiasaan tanpa pernah mencoba menghentikan perilaku tersebut.

        3. Mengabaikan Gangguan

Cobalah bekerja di tempat tanpa gangguan yang berarti. Tanyakan pada diri Anda “3 jenis gangguan umum (aktivitas, hobi, kebiasaan) yang paling mencuri waktu saya dan menyelamatkan diri saya agar tetap terfokus dalam bekerja”. Ketahui bagaimana Anda dapat mencegah hal-hal yang mengganggu Anda dan belajarlah mengelola waktu.

        4. Menutup Akses Pekerjaan Sementara

Abaikan email masuk, program pesan singkat, dan setting ponsel Anda dalam mode silent selama satu jam atau bisa beberapa lebih lama pada suatu waktu. Tinggalkan sejenak pekerjan Anda. Jika mengharuskan tetap berada di kantor, dengan situasi sangat sibuk dan berisik gunakan headphone dan dengarkanlah musik kesukaan Anda.

        5. Stop Multitasking

Kadang dengan multitasking Anda tidak bisa fokus pada satu tugas, malah dapat menurunkan kualitas pekerjaan. Cobalah untuk tidak mengerjakan dua hal bersamaan pada waktu yang sama, buatlah tugas harian Anda. Kerjakan satu demi satu dengan upaya untuk fokus hanya pada satu tugas tanpa terganggu dari hal lain yang tidak penting. Anda akan melihat bahwa kualitas pekerjaan Anda akan mulai meningkat setelah fokus Anda terjadwalkan. Anda akan merasa puas, terpenuhi, dan lebih fokus.

        6. Tetaplah Terorganisir

Agar Anda mendapatkan fokus dan membuat Anda peduli pada prioritas, Anda perlu memiliki semacam produktivitas pribadi untuk menahan diri dari tanggung jawab mana yang benar-benar memutuhkan perhatian Anda. Bekerjalah sesuai dengan sistem dan jika sudah berusaha mencobanya. Selamat! Tetaplah hidup dalam jadwal yang teratur.

        7. Mengganti Pikiran Negatif Dengan Yang Positif

Kebanyakan emosi negatif sama sekali tidak berguna. Mereka hanya mencoba mengalihkan perhatian Anda dan menarik Anda dari fokus. Kebencian, kemarahan, permusuhan dan kecemburuan tidak akan meningkatkan kualitas hidup manusia. Cam Newton berkata “Bertanggung jawablah untuk memaafkan masa lalu, penghinaan dan kerugian, caranya sederhana, dengan hanya mengganti pikiran negatif dengan yang positif”

--LMF

Foto: huffingtonpost

Bagikan

Artikel Terkait