DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Anak | May 1, 2017

7 Sopan Santun yang Perlu Dikuasai Anak

Bagikan


  

Kadang ketika anak bertingkah tak sopan, bukan berarti ia sengaja melakukannya. Mungkin sebenarnya anak hanya tidak tahu bagaimana tata krama yang benar.

Untuk itu, penting bagi Mama untuk memperkenalkan sopan santun bagi si kecil. Tak ada kata terlalu cepat untuk membiasakan anak berperilaku baik. Kalau Mama bingung harus mulai dari mana, simak tujuh sopan santun penting berikut ini, ya.

   

1. Minta tolong, minta maaf, dan berterima kasih

Cara terbaik untuk melatih sopan santun adalah menjadi teladan bagi anak. Ketika Mama ingin meminta anak untuk membereskan kamar, katakan “tolong” dan “terima kasih” sesudahnya. Kalau Mama tidak sengaja menjatuhkan mainan si kecil, katakan “maaf”.  

   

2. Mengetuk pintu dan bilang “permisi”

Ajari anak untuk mengetuk sebelum masuk ke ruangan yang pintunya tertutup, di rumah sekali pun. Misalnya ketika anak ingin masuk ke kamar Mama atau kakaknya.

Mama juga sebaiknya melakukan hal yang sama. Ketuk dulu pintu kamar anak dan tanyakan apakah Mama boleh masuk. Saat masuk, biasakan untuk bilang “permisi” terlebih dahulu. Dengan begitu, anak akan belajar untuk tidak sembarangan keluar masuk ruangan.

   

3. Tidak memotong pembicaraan orang lain

Anak mungkin memotong pembicaraan karena tidak sabar atau karena merasa diabaikan. Namun, ia harus belajar bahwa memotong pembicaraan itu tak sopan. Maka, latih si kecil untuk menunggu sampai orang lain selesai bicara.

Mama bisa memberi contoh, misalnya ketika anak bicara Mama sengaja memotongnya. Lalu tanyakan padanya apa yang ia rasakan kalau omongannya dipotong. Dari situ, beri penjelasan bahwa memotong kata-kata orang lain itu bisa menyakiti hati.

   

4. Menghormati dan menghargai orang lain

Salah satu kemampuan yang harus dikantongi anak adalah memperlakukan orang lain layaknya ia ingin diperlakukan. Tanamkan dalam pikiran anak bahwa mengejek, menghina, dan mengomentari orang lain adalah tindakan yang tak bisa diterima.

   

5. Minta izin sebelum pinjam barang atau minta makanan

Kalau di rumah anak terbiasa seenaknya, di luar dia juga akan bertindak semaunya. Maka, kebiasaan kecil seperti minta izin sebelum pinjam barang adiknya atau minta makanan pada Mama harus ditegaskan. Anak pun akan membawa terus kebiasaan ini di mana pun ia berada, misalnya ketika di kelas atau di rumah temannya.

   

6. Pamit sebelum meninggalkan rumah

Salah satu sopan santun yang perlu dikuasai anak adalah memberi salam ketika masuk rumah dan pamit sebelum pergi. Ingatkan anak untuk selalu melakukan hal ini. Memberi salam atau pamit adalah salah satu cara bagi si kecil untuk lebih memerhatikan orang lain di sekitarnya.

   

7. Mengingat nama orang lain

Memang tak mudah untuk mengingat nama orang lain yang baru ditemui. Namun, sopan santun ini akan sangat dibutuhkan anak ketika beranjak dewasa. Jadi, apa salahnya jika dilatih sejak awal? Untuk membantu anak mengingat, cobalah dengan trik seperti, “Fira itu yang pakai kacamata,” atau, “Dion yang suka bermain lego,”.

   

Bagaimana, apakah ada lagi sopan santun yang perlu diajarkan pada si kecil? Bagikan pendapat Mama di kolom komentar, ya!

 

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait