Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Showbiz | Nov 12, 2017

9 Kisah dari Orang Terkenal yang Mengajarkan Kita Agar Tidak Mudah Menyerah

Bagikan


“Jangan pernah menyerah!” mungkin kalimat ini sering Anda dengar ketika Anda merasa putus asa dan teman Anda berusaha membangun kepercayadirian Anda lewat kalimat tersebut. Terdengar mudah namun untuk prakteknya mungkin sulit. Kita semua tidak pernah tahu bagaimana kesuksesan akan menghampiri, tapi untuk mendapatkannya memang butuh usaha yang gigih dan menyerah hanya pilihan untuk orang-orang yang lemah. Mengutip dari themuse.com, mereka telah mengumpulkan beberapa kisah dari selebriti terkenal dengan kesuksesan mereka. Baca terus dan dapatkan inspirasi!

Oprah Winfrey

Oprah berurusan dengan banyak masalah dalam hidupnya dari kritik masyarakat tentang berat badannya, rasisme, serta pertanyaan mengganggu tentang orientasi seksualnya. Ia tidak pernah membiarkan hal itu menghentikan ambisinya dan terus berjalan meraih mimpinya. Oprah tumbuh dengan masa muda yang memprihatinkan ia sebagai korban pelecehan seksual, dan berulangkali dianiaya oleh sepupu, paman, dan seorang teman keluarganya. Ia hamil dan melahirkan pada usia 14 tahun, dan bayinya meninggal dua minggu kemudian. Tapi Oprah bertahan, dan ia terus melanjutkan sekolah tingginya dan menjadi mahasiswa kehormatan mendapat beasiswa penuh ke perguruan tinggi, dan bekerja serta bangkit dari keterpurukannya. Ia membangun local network nya di Nashville. The Oprah Winfrey Show telah mengubah hidunya. Namanya terus bersinar di dunia broadcasting. Saat ini ia menjadi wanita milyarder dunia.

J.K Rowling

Pasca cerai dengan bantuan pemerintah, ia bahkan tidak mampu memberi makan anaknya yang masih bayi pada tahun 1994. Hanya 3 tahun sebelum buku Harry Potter pertama yang berjudul Harry Potter and The Philosopher Stone diterbitkan. Ia begitu miskin dan tidak mampu membeli komputer bahkan untuk membayar biaya fotokopi. Novel 90.000 kata itu diketik secara manual setiap versinya untuk dikirim ke penerbit. Menerima tolakan hingga puluhan kali. Sampai akhirnya Bloom Sbury penerbit kecil di London memberikan kesempatan menerbitkan bukunya. Siapa sangka sampai hari ini ia dinobatkan majalah Forbes sebagai penulis dengan bayaran termahal. Dengan penghasilan 170 juta poundsterling atau setara 2,23 trilyun rupiah per tahun.

Stephen King

King telah jatuh bangun dalam dunia menulis. Istrinya yang juga seorang penulis bekerjasama mengerjakan beberapa pekerjaan untuk menghidupi keluarga mereka. Hidup mereka sangat sulit, bahkan saat pernikahan mereka harus meminjam pakaian dan tidak menggunakan teknologi telepon karena menurut mereka terlalu mahal. Masa muda king telah menerima banyak penolakan dalam bukunya On Writing ia ingat pada usia 14 tahun, paku di dinding King tidak lagi mampu menancapkan surat penolakan yang ia terima lalu ia mengganti paku itu dengan ukuran yang lebih panjang dan ia terus menulis. King menerima 60 penolakan sebelum menjual cerita pendeknya yang berjudul The Glass Floor dengan bayaran $35. Buku terlarisnya yang berjudul Carrie, ia mendapat royalti sebesar $400.000 dan ini yang mengubah hidupnya 180 derajat.

Jim Carrey

Ketika Carrey berusia 14 tahun, ayahnya kehilangan pekerjaan dan keluarganya serba kekurangan. Mereka tinggal dalam sebuah mobil Van yang mereka miliki. Pada usia 15 tahun, Carrey melakukan pertunjukan komedi rutin untuk pertama kalinya. Tahun berikutnya ia terpaksa berhenti sekolah dan ia memilih fokus pada dunia komedi secara penuh. Ia terus mencoba dari bar ke bar di Los Angeles. Pada usia 34 tahun, ia menerima tawaran menjadi Ace Ventura yang baru beberapa bulan sudah menghasilkan $ 70.000.000 nilai yang sangat tinggi untuk ukuran film saat itu.

Tyler Perry

Perry mengalami masa kecil yang tidak menyenangkan. Ia tumbuh dalam kekerasan fisik dan seksual. Dikeluarkan dari sekolah perguruan tinggi, dan dua kali mencoba usaha bunuh diri pada usia 22 tahun. Pada usia 23 tahun ia pindah ke Atlanta dan memulai karirnya di panggung hiburan. Pada tahun 1992 ia menulis, memproduseri, dan membintangi produksi teater pertamanya. Perry telah menghabiskan seluruh tabungannya pada acara itu, tapi gagal total. Pertunjukan hanya berjalan satu pekan dan hanya 30 orang yang menonton. Dia terus bekerja dan memproduksi. Enam tahun kemudian, Perry akhirnya berhasil setelah memproduksi project nya yang ketujuh. Berkat kerja kerasnya, ia kini berhasil sebagai sutradara, penulis, dan aktor. Bahkan Perry dinobatkan majalah Forbes sebagai orang dengan bayaran tertinggi di dunia hiburan pada tahun 2011.

Sarah Jessica Parker

Parker lahir di sebuah kota pertambangan batu bara miskin di pedesaan Ohio. Anak bungsu dari empat bersaudara. Orangtua nya bercerai saat ia masih sangat kecil yaitu usia dua tahun. Tak lama ibunya menikah lagi dan memiliki tambahan empat orang anak. Ayah tiri Parker seorang supir truk di mana sering keluar kota untuk pekerjaannya. Sehingga diusia muda ia membantu menambah penghasilan keluarga lewat menari dan bernyanyi. Meskipun dalam masa-masa sulit, ibu Parker terus mendorong minat anak-anaknya dalam bidang seni. Saat keluarganya pindah ke Cincinati, Parker terdaftar sebagai murid penerima beasiswa untuk kelas balet, musik, dan teater. Ketika ia berusia 11 tahun, saat keluarganya melakukan perjalanan ke New York City, Parker mencoba untuk casting dalam audisi pemilihan pemain Broadway. Perjalanan mereka membuahkan hasil! Parker dan kakak laki-lakinya berhasil dalam casting dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke New York. Parker terus bekerja keras. Pada akhirnya Parker mendapat peran besar pada acara televisi Sex and The City.

Colonel Harland Sanders

Dipecat dari berbagai pekerjaan sepanjang karirnya. Sebelum ia memutuskan untuk pertama kalinya memulai menjual ayam goreng di pinggir jalan pada tahun 1930 ketika usianya 40 tahun. Selama 10 tahun ia menyempurnakan “Resep Rahasia” dan metode memasak ayam goreng. Ia memindahkan usaha ayam gorengnya ketempat yang lebih besar. Ayam goreng buatannya bahkan dipuji di media oleh kritikus makanan Duncan Hines. Pada tahun 1950 ia memutuskan untuk pensiun dan menutup usahanya. Ia khawatir, akan bagaimana hidupnya bertahan. Lalu ia memutuskan untuk menemukan resto yang bersedia menjual ayam goreng resep rahasianya. Ia berkeliling dan bahkan sering tidur di dalam mobil. Ia mengalami penolakan lebih dari 1000 kali sebelum akhirnya ia menemukan partner pertamanya. Berkat sikapnya yang pantang menyerah, kini KFC usaha waralaba yang didirikannya menjadi salah satu bisnis makanan cepat saji terkenal di dunia.

Shania Twain

Karir Twain sebenarnya dimulai atas dasar kebutuhan bukan semata-mata hanya sekedar ambisi. Orangtuanya bercerai ketika ia berusia dua tahun, dan ia jarang melihat ayahnya. Ibu dan ayah tirinya sering tidak mampu membiayainya, sehingga Twain mulai bernyanyi di Bar untuk mencari penghasilan tambahan pada saat ia berusia delapan tahun. Dia ingat sekali, ibunya sering membangunkannya saat ia sedang beristirahat untuk segera bangun dan perform. Sayangnya ketika ia berusia 21, ibu dan ayah tirinya tewas dalam kecelakaan mobil dengan truk di jalan raya. Twain sempat menghentikan karirnya untuk mengurus adik-adiknya (yang saat itu mereka di usia remaja). Ia menunda usahanya sampai adik-adiknya cukup mahir mengurus dirinya sendiri. Setelah merasa mereka sudah bisa “ditinggal”, Twain pergi ke Nashvville untuk mengejar karirnya. Namanya sekarang telah masuk dalam jajaran penyanyi dunia.

Emily Blunt

Sebelum Emily mendapatkan nominasi untuk Golden Globes dan menjadi peran utama dalam sebuah film layar lebar. Ia hampir tidak bisa melakukan komunikasi dengan teman-teman sekolahnya. Antara usia tujuh sampai 14 tahun, Emily hampir putus asa dan memutuskan untuk tidak berkomunikasi sama sekali dengan siapapun. Ia mengidap penyakit gagap atau sulit berbicara. Emily termasuk anak yang cerdas. Sebenarnya banyak yang ia ingin sampaikan, tapi rasa takutnya yang membuat dirinya terus terpuruk. Semua berubah ketika salah satu guru SMP nya mendorong untuk bergabung dalam Play School atau semacam kelas kreatif yang didalamnya mengajarkan pembangunan karakter, proses kreatif dan semacamnya. Ini tidak menarik perhatian Emily, karena ia sadar akan keterbatasannya. Gurunya terus dengan gigih dan sabar mendukungnya. Saat Emily diminta untuk mencoba aksen dan suara karakter, untuk membantu mengeluarkan kata-kata, hari demi hari Emily terus berlatih dan mendapat dukungan. Akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil mengatasi gagapnya dan melanjutkan untuk mencapai karir suksesnya di dunia akting.

--LMF 

Foto: huffingtonpost, rollingstone, moviefone, biography, today, theinspirationroom, theodysseyonline, indianexpress

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.