Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tips Cepat Hamil | Apr 20, 2017

Agar Cepat Hamil, Yuk Perhatikan Cara Menghitung Masa Subur!

Bagikan


 

Kehamilan hanya bisa terjadi sekitar waktu ovulasi. Apakah maksudnya? Menurut Dr. Prima Progestian, SpOG, dari Brawijaya Women and Children Hospital Jakarta, ovulasi adalah lepasnya sel telur dari ovarium dalam rentang waktu (1-2 hari) di sekitar waktu ovulasi yang disebut masa subur wanita. Berhubungan intim di luar masa subur jelas tidak mungkin menghasilkan kehamilan.

 

Karena itu, jika Mama ingin hamil, hal pertama yang penting dilakukan adalah menghitung masa subur. Sel telur biasanya dapat bertahan selama 12 hingga 24 jam setelah ovulasi, sementara sperma dapat hidup hingga 5 hari dalam lingkungan vagina yang sehat. Jadi masa subur wanita adalah 5 hari menjelang ovulasi hingga 3 hari setelah ovulasi. Berikut adalah cara menghitung masa subur agar cepat hamil.

 

  1.      Melacak siklus menstruasi

 

Jika Mama sedang merencanakan kehamilan, perhatikan tanggal awal menstruasi. Inilah hari pertama siklus menstruasi Mama. Hitunglah setiap hari sampai tanggal awal menstruasi berikutnya. Inilah cara mengetahui berapa lama siklus menstruasi Mama. Hitunglah siklus menstruasi selama tiga atau empat bulan untuk mendapatkan untuk hasil yang akurat. Cara ini juga akan sangat membantu jika Mama mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. 

 

  2.      Menghitung masa subur

 

Bagi kebanyakan wanita, siklus menstruasi yang teratur adalah lebih dari 26 hingga 32 hari. Untuk mengetahui masa subur, perhatikan jumlah hari dalam siklus menstruasi Mama secara cermat. Misalnya, jika siklus menstruasi Mama teratur yaitu selama 28 hari, kemungkinan besar Mama akan mengalami ovulasi pada hari ke-14. Mama memiliki peluang hamil yang besar jika berhubungan intim paling tidak pada hari ke-10 hingga ke-14. 

 

  3.      Memeriksa perubahan lendir serviks

 

Lalu bagaimana jika siklus menstruasi tidak teratur? Tenang, Mama. Masih ada cara lain untuk mengetahui masa subur. Sementara perubahan hormon dengan sendirinya dan juga mempersiapkan sel telur terbaik yang siap dibuahi, proses ini juga terjadi pada leher rahim. Tepat sebelum ovulasi, konsistensi lendir serviks lebih pekat, lebih banyak, dan kadang mirip seperti jeli. Tujuannya adalah membantu memudahkan sperma untuk bertemu dengan sel telur. Untuk hasil yang akurat, gabungkan metode ini dengan metode suhu tubuh basal. 

 

4.      Melacak suhu tubuh basal

 

Suhu tubuh basal adalah suhu tubuh terendah yang dicapai tubuh saat keadaan istirahat atau tidur. Perubahan suhu tubuh basal sepanjang siklus menstruasi terjadi karena perubahan hormon. Hormon progesteron meningkatkan suhu tubuh basal karena mempersiapkan rahim untuk menanamkan telur yang dibuahi pada dinding-dindingnya. Intinya adalah suhu tubuh basal akan memuncak selama waktu ovulasi. Catatlah suhu tubuh basal di pagi hari bahkan sebelum Mama keluar dari tempat tidur. Lakukan selama beberapa kali siklus menstruasi untuk mengetahui masa subur yang tepat. 

 

  5.        Bantuan alat ovulasi

 

Untuk cara yang lebih mudah dan sederhana, gunakan bantuan alat ovulasi. Sama seperti menggunakan tes kehamilan, Mama bisa melakukannya dengan tes urine. 

 

  6.      Carilah tanda-tanda lain

 

Tubuh akan memberi sinyal halus untuk mengetahui masa subur wanita. Rasa nyeri di perut bagian bawah selama pertengahan siklus, bercak atau nyeri di payudara juga bisa menunjukkan bahwa Mama sedang mengalami ovulasi. 

 

  7.      Konsultasi dokter

 

Beberapa wanita tidak berovulasi pada jadwal yang ditetapkan. Jika Mama tidak tahu kapan terjadinya ovulasi atau jika siklus menstruasi Mama tidak teratur, mintalah bantuan dokter.  

 

Jika Mama sedang merencanakan kehamilan, sudahkah Mama menghitung masa subur?

 

<ROS>

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.