Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sekolah Anak | May 16, 2017

Ajak Anak Belajar Sains Lewat 3 Permainan Ini

Bagikan


 

Bermain bersama si kecil bisa dilakukan dengan beragam cara lho, Ma! Selain bermain menggunakan beragam jenis mainan yang bisa mengasah seni dan kreativitas anak, seru juga kalau Mama mengajaknya belajar sains melalui berbagai percobaan. Ini bermanfaat untuk memupuk minat dan bakat si kecil dalam bidang sains. Belajar sains melalui percobaanini dijamin seru dan tidak membosankan bagi si kecil. Coba dulu yuk, tiga permainan sains buat  anak berikut ini.

  1. Bunga Warna-Warni

Untuk memahami bagaimana bunga dan tanaman lainnya “makan”, Mama bisa mengajak anak mencoba eksperimen bunga warna-warni. Yang perlu disiapkan adalah empat tangkai bunga mawar atau anyelir berwarna putih, empat gelas bening berisi air, dan empat pewarna makanan. Mama bisa pilih warna yang disukai anak misalnya merah, biru, hijau, dan kuning.

Campurkan masing-masing pewarna makanan ke dalam gelas berisi air. Pastikan warnanya sudah cukup pekat, ya. Kemudian masukkan setiap tangkai bunga mawar atau anyelir putih ke dalam masing-masing gelas. Biarkan selama empat sampai enam jam.

Setelah itu, lihat kelopak bunga yang sudah direndam pewarna. Warnanya akan berubah sesuai dengan cat pewarna di gelas! Ini bukti bahwa bunga menyerap air di gelas lewat batang bunga, hingga ke kelopaknya.

 

  1. Ciptakan Pelangi di Rumah

 

Bisa menyaksikan pelangi setelah hujan adalah sebuah pengalaman unik. Sayangnya, pelangi adalah fenomena yang bisa dibilang jarang terjadi. Tapi Mama dan si kecil bisa menciptakan pelangi sendiri di rumah, lho! Siapkan dulu segelas air, kertas kosong, dan senter. Sebagai pengganti senter, Mama dan si kecil bisa memanfaatkan sinar matahari langsung. Namun, pastikan sinar mataharinya cukup terang, ya.

Cara menciptakan pelangi cukup mudah. Isi sepertiga gelas bening dengan air. Letakkan kertas putih kosong di bawah mangkuk berisi air. Kemudian, soroti gelas berisi air dengan senter atau cahaya matahari sampai muncul pelangi di atas kertas kosong. Jika belum muncul, coba angkat sedikit gelasnya dan pastikan sinar dari senter atau matahari menembus air dalam gelas. Anak pun akan belajar bahwa pelangi pada dasarnya adalah pantulan cahaya dari air.

 

  1. Angin Topan Dalam Air

 

Eksperimen yang satu ini sangat seru, lho! Mama dan buah hati hanya perlu air, botol minum bening, dan sabun pencuci piring. Caranya, isi dulu tiga perempat botol minum dengan air. Kemudian, masukkan beberapa tetes sabun pencuci piring dan tutup botolnya. Setelah itu balik botol di tangan anak sehingga tutup botol berada di bawah. Letakkan tutup botol di atas permukaan yang datar atau di atas telapak tangan anak.  Pegang bagian dasar botol dan putar dengan gerakan melingkar. Tapi jangan sampai botolnya dikocok, ya.

Dengan posisi botol masih terbalik, buka tutup botolnya dan biarkan air mengalir keluar. Lihat, ada angin topan atau pusaran air yang terbentuk di mulut botol! Semakin cepat Mama memutar botol, semakin dahsyat pula topan yang muncul. Anak bisa belajar bahwa topan, tornado, atau pusaran air akan terbentuk ketika ada gerakan melingkar dengan kecepatan tinggi. Air pun akan berputar mengelilingi pusaran di tengah-tengahnya.

 

Tiga eksperimen di atas seru dan patut dicoba bersama si kecil, bukan? Ceritakan dong, pengalaman Mama dan buah hati belajar sains sambil bermain di bagian komentar!

 

<IA>

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.