Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Aug 23, 2017

Alergi Sperma, Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagikan


Alergi sperma atau Seminal Plasma Hipersensitivitas atau alergi semen adalah kelainan langka yang menyerang beberapa wanita. Jika pasangan Mama menggunakan kondom, sulit mengetahui bahwa Mama menderita kondisi tersebut. Sperma harus bersentuhan langsung dengan tubuh agar mengetahui terjadinya alergi. Yuk, kenali lebih jauh mengenai alergi sperma ini.

Penyebab Alergi Sperma

Menurut Dokter Spesialis Andrologi Unit Kesehatan Reproduksi/Andrologi RS AL Dr. Ramelan, Surabaya, Dr. Johannes Soedjono, M.Kes, SpAnd, alergi sperma bisa terjadi karena adanya cairan antibodi di mulut rahim yang anti terhadap sperma karena menganggap sperma sebagai benda asing, jadi bisa menimbulkan alergi sebagi reaksinya.

Baca juga: 6 Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

Gejala Alergi Sperma

Meskipun gejala alergi sperma bersifat lokal, namun dapat menyebar ke seluruh tubuh. Selain itu, gejalanya mulai muncul sekitar sepuluh sampai dua puluh menit setelah tubuh bersentuhan dengan sperma setelah berhubungan intim. Tanda-tanda alergi sperma tidak terbatas pada daerah vagina itu sendiri, tetapi bisa juga terjadi pada bagian tubuh lainnya, yang bersentuhan dengan sperma. Beberapa gejala alergi sperma meliputi:

  • Vagina gatal
  • Rasa terbakar
  • Dada sesak
  • Sesak napas
  • Bengkak
  • Sakit saat kencing
  • Tidak sadarkan diri (dalam kasus ekstrem yang terbukti berbahaya)

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Sperma yang Tidak Sehat

Apakah Alergi Sperma Mempengaruhi Kesuburan Wanita?

Hipersensitivitas terhadap sperma tidak menyebabkan infertilitas pada wanita. Tetapi, jika sensitivitasnya terlalu tinggi maka dokter tidak akan merekomendasikan Mama untuk menjalani konsepsi alami melalui hubungan seksual. Dalam kasus tersebut, bantuan medis sangat dianjurkan.

Dr. Achmad Irawan, SpOG, dari Brawijaya Women and Children Hospital, menjelaskan bagaimana alergi sperma secara tidak langsung membuat perempuan susah hamil.

  1. Umumnya istri akan menolak saat diminta melakukan hubungan intim tanpa kondom. Padahal jika terus terproteksi dengan kondom, sulit bagi pasangan untuk mendapatkan keturunan.
  2. Reaksi internal terhadap sel sperma akan menurunkan kesempatan seorang perempuan untuk hamil. Sebab sistem imun perempuan akan melawan protein milik sperma pasangan seperti layaknya bakteri. Antibodi ini akan merusak pergerakan sel sperma, sehingga membatasi kemampuan gerak sperma untuk berenang ke saluran tuba falopi.

 

Apakah Efek Nyeri Alergi Sperma?

Terlepas dari ketidaknyamanan fisik, alergi sperma juga mempengaruhi hubungan suami dan istri. Wanita biasanya menjauhkan diri dari keintiman karena masalah fisiologis, yang pada akhirnya bisa menimbulkan dampak drastis terhadap hubungan dan kehidupan pernikahan. Dengan demikian, Mama dan pasangan harus saling berkomunikasi satu sama lain, dan juga berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk mengatasi hal tersebut.

Baca juga: Tips Anti Canggung Membahas Seks dengan Suami

Alergi sperma memang merupakan masalah yang ganjil dan sebagai pasangan, Mama harus bersikap bijak saat menghadapi masalah sensitif semacam itu. Jika Mama mengalami beberapa gejala alergi sperma seperti tersebut di atas, segera konsultasikan dengan ahli medis untuk mengatasi gejala alergi sperma dan menghindari komplikasi lebih lanjut, terutama jika Mama sedang menjalani program hamil. Selain itu, sebaiknya Mama tetap menjaga kekebalan tubuh dengan banyak olahraga dan menjaga makanan sehat.

Apakah Mama menderita reaksi alergi terhadap sperma? Apakah pengobatan alergi sperma yang Mama gunakan? Bagaimana Mama membantu pasangan mengatasi kondisi ini? Ceritakan di sini ya.

<ROS>

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.