DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Anak | May 24, 2017

Anak Berpuasa, Perhatikan Menu Sahur dan Berbukanya

Bagikan


Ada banyak cara yang bisa Mama lakukan untuk menjaga kesehatan anak selama bulan puasa, salah satunya dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya saat sahur dan berbuka.

Berbeda dengan orang dewasa yang memiliki ketahanan tubuh lebih kuat, anak-anak cenderung mudah terserang penyakit jika makanan yang dikonsumsi tak mampu mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Maka dari itu, Mama harus jeli memilih menu sahur dan berbuka agar kesehatannya senantiasa terjaga meski turut melaksanakan ibadah wajib di bulan Ramadan.

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Mama lakukan pada saat sahur dan berbuka untuk menjaga kesehatan anak :

1. Saat sahur

Makanan yang dikonsumsi saat sahur memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan anak, terutama bagi yang memiliki banyak aktivitas di pagi dan siang hari.

Pada saat sahur, sediakan makanan yang mengandung seluruh komponen nutrisi dengan komposisi seimbang. Pastikan hidangan yang disantap si Kecil terdiri dari bahan makanan yang bervariasi, misalnya sayur, daging, dan juga buah.

Selain itu, Mama juga perlu memberikan makanan yang memiliki indeks glikemik rendah seperti beras merah, ubi rebus, pisang, apel, jeruk, dan juga kacang hijau.

Makanan semacam ini mengalami proses metabolisme yang lebih lambat sehingga buah hati merasa kenyang lebih lama. Jangan lupa juga menyajikan makanan berprotein yang sangat penting untuk kesehatan anak, seperti ikan, telur, daging, serta tahu dan tempe.

Agar kebutuhan gizi buah hati makin tercukupi, lengkapi menu sahurnya dengan segelas susu hangat. Susu merupakan minuman padat gizi yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil serta menjaga daya tahan tubuhnya tetap optimal selama berpuasa.

2. Saat berbuka

Ketika waktu berbuka tiba, berikan makanan atau minuman manis untuk mengembalikan energi buah hati. Mama bisa menghidangkan beberapa butir kurma, semangkuk kolak hangat, sepotong puding, atau segelas susu yang mengandung gula.

Meski makanan manis mampu menghilangkan lemas yang dirasakan, pastikan Mama tidak menyajikan kue atau camilan yang mengandung pemanis buatan karena tak baik untuk kesehatan anak.

Untuk makanan utamanya, hidangkan karbohidrat yang dilengkapi protein dan serat. Mama bisa memilih jenis masakan yang disukai si kecil agar ia makin lahap menyantap menu berbuka. Setelah itu, Mama dapat menambahkan beberapa potong buah segar sebagai hidangan penutup sekaligus pemenuh kebutuhan vitamin untuk tubuh.

Beberapa jam setelah berbuka, Mama juga bisa menyajikan makanan ringan untuk menemani waktu bersantai buah hati. Cookies buah dan yoghurt merupakan contoh kudapan yang tepat disantap setelah berbuka karena mengandung banyak nutrisi sehingga baik bagi kesehatan anak.

Apabila makanan serta minuman yang disantap saat sahur dan berbuka mampu memenuhi kebutuhan tubuh, maka Mama tak perlu khawatir dengan kesehatan anak meski ia sedang berpuasa. Dengan demikian, Mama dan keluarga bisa menjalani bulan Ramadan dengan lebih menyenangkan sambil mengajari si kecil berpuasa.

Sudah siapkah Mama menghadirkan makanan sahur dan berbuka puasa yang bergizi untuk si kecil?

Bagikan