Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Aug 1, 2017

Anak Sering Mengeluh Sakit Perut? Kenali 5 Penyebabnya Disini!

Bagikan


Sakit perut pada anak sering kali dianggap sebagai sakit biasa yang gampang disembuhkan. Mungkin Mama juga pernah mengira bahwa sakit perut pada anak disebabkan oleh pola makan yang salah atau waktu makan yang tidak tepat. Padahal, sakit perut pada anak bisa jadi tanda kalau si kecil punya penyakit lho, Ma.

Menurut riset dari Women's and Children Hospital di Australia, 10% anak balita terkena penyakit serius yang berawal dari sakit perut. 5% diantaranya bahkan sudah masuk tahap kronis dan sulit untuk disembuhkan. Waduh, berbahaya sekali ya?

Agar tak sampai menimpa balita kesayangan, sebaiknya Mama ketahui 5 penyebab sakit perut pada anak berikut, agar bisa ditangani dengan cepat sebelum terlambat:

1. Konstipasi atau sembelit

Sakit perut pada anak balita yang paling umum terjadi adalah konstipasi atau sulit untuk buang air besar. Tanda konstipasi yang paling jelas adalah kesulitan untuk buang air besar, yang biasanya disebabkan oleh pengerasan feces sehingga sulit untuk dikeluarkan.

Saat si kecil terkena konstipasi, itu bisa jadi tanda bahwa tubuhnya kekurangan cairan serat atau fiber. Mama sebaiknya langsung memperbaiki pola makanan si kecil dengan memasukkan lebih banyak jenis makanan yang penuh serat, seperti gandum, sayur, dan buah.

2. Flu perut

Flu perut (gastroentiris) adalah salah satu jenis sakit perut yang cukup serius, dan biasanya ditandai dengan munculnya gejala seperti demam tinggi, diare, hingga muntah-muntah.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk dan merusak organ pencernaan. Jika penyakit ini terus dibiarkan, ada kemungkinan anak akan kekurangan cairan tubuh secara drastis.

Apabila si kecil mengalami gejala seperti ini, langkah paling tepat yang bisa Mama lakukan adalah langsung membawanya ke dokter anak secepat mungkin. Agar dokter dapat melakukan tes urin serta langsung menangani dengan cepat dan tepat.

Baca Juga : 5 Jenis Buah Terbaik Yang Patut Dikonsumsi Oleh Balita

3. GER (Gastroesophegal reflux)

GER adalah jenis penyakit yang membuat perut serasa terbakar dan ingin muntah. Sakit perut pada anak yang satu ini terjadi karena adanya kontradiksi antara campuran asam pada lambung dengan makanan yang baru dikonsumsi. Sebab lainnya adalah asupan makanan atau minuman yang mengandung banyak gas dan gula, seperti minuman bersoda.

Jika sakit perut ini hanya muncul sesekali, Mama bisa memberikan susu saat si kecil merasa perutnya terbakar. Tapi bila sakit perut terus datang dalam waktu berdekatan, langsung konsultasikan ke dokter ya, Ma.

4. Perut begah

Hampir sama dengan konstipasi, sakit perut karena begah juga sering kali diderita oleh anak balita. Meski sering dihubungkan dengan ‘angin duduk’ ternyata perut begah punya gejala yang jauh berbeda, dan biasanya disebabkan oleh bakteri yang ada pada makanan berkarbohidrat, gula, dan mengandung gas.

Untuk mengatasi perut begah ini, Mama hanya perlu mengganti jenis makanan yang dikonsumsi si kecil dengan jenis lainnya. Jika si kecil sering begah karena minum susu full cream, ada baiknya Mama mengganti susunya dengan susu skim atau pasteurisasi.

5. Sakit pada otot perut

Sakit perut pada anak ternyata tak hanya disebabkan oleh organ dalam saja, tapi juga bisa disebabkan kontraksi otot pada bagian abdominal dan diafragma. Meskipun peneliti belum tahu penyebabnya, kontraksi dan rasa sakit pada perut ini umum diderita anak balita.

Untuk mengatasinya, Mama bisa meminta si kecil untuk berhenti beraktivitas sampai otot perutnya bisa lebih rileks. Namun jika sakit perut bertambah parah atau terjadi pembengkakak, segera hubungi dokter anak terdekat untuk diperiksa lebih dekat.

 

Ternyata sakit perut pada anak tak boleh lagi disepelekan ya, Ma. Selalu perhatikan dengan seksama gejala yang diperlihatkan anak saat ia mengeluh sakit perut, agar bisa segera ditangani sesuai dengan penyebabnya. Apa Mama tahu penyebab sakit perut pada anak lain yang belum disebutkan di atas?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.