DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Anak | Jun 6, 2016

Arti Tangisan Si Kecil

Bagikan


Saat bayi menangis ketika baru selesai disusui, Anda mungkin akan memeriksa popoknya. Namun, ternyata popoknya juga kering. Lantas, apa arti dari tangisan bayi itu? Sulit sekali untuk menebak-nebak apa yang diinginkan si Kecil saat tangisannya tidak juga berhenti meskipun Anda mengira tidak ada yang salah. Yuk, cari tahu kenapa bayi Anda tidak juga berhenti menangis!

 

Merasa tidak nyaman

Hal pertama saat bayi mulai menangis yang sering dilakukan orangtua adalah memeriksa popoknya, apakah si Kecil buang air atau tidak. Kulit bayi sangat sensitif, dia akan merasa tidak nyaman jika popoknya kotor. Selain itu, sebaiknya kenakanlah pakaian yang nyaman agar bayi tidak merasa kepanasan atau kedinginan.

 

Lapar

Bayi juga sering menangis karena lapar. Perutnya masih kecil tidak akan cukup untuk meminum ASI yang banyak. Oleh karena itu, bayi akan kembali menangis saat dia merasa lapar lagi. Cukup mudah untuk mengenali tangisan yang satu ini, apakah dia memasukan jari kecilnya ke dalam mulut?

 

Ingin Tidur

Jika si Kecil masih menangis padahal Anda baru saja memberikannya ASI dan mengganti popoknya, mungkin dia ingin tidur. Berikan kenyamanan untuk bayi, apabila dia masih menangis ketika berada di tempat tidurnya, gendong dan ayunkanlah sang buah hati dengan lembut.

 

Kram Perut

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif cenderung mengalami kram perut dua kali lipat dibandingkan bayi yang diberi ASI Ekslusif. Tandanya adalah apabila bayi selesai menyusu dan masih menangis hingga lama, maka bayi tersebut bisa jadi sedang mengalami kram perut. Baringkan bayi Anda dan angkat kakinya ke arah perut dengan gerakan memutar.

 

Tumbuh Gigi

Pada saat bayi memasuki usia 4-7 bulan, gigi bayi akan tumbuh. Hal ini membuat bayi merasa tidak nyaman dan menimbulkan rasa sakit di gusinya. Berikanlah teether agar rasa sakit si kecil dapat berkurang. Namun, biasanya tumbuh gigi juga menyebabkan demam pada anak bayi. Oleh karena itu, jika sakitnya tak juga mereda sebaiknya bawa bayi Anda ke dokter.

 

Tangisan bayi merupakan cara bagi si kecil untuk berbicara pada Anda. Jadi, jangan terlalu panik kalau bayi Anda masih menangis meskipun dia tidak lapar. Mungkin saja dia hanya mengantuk.

(DA)

Foto: lifehack

Bagikan

Artikel Terkait