DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Gaya Hidup | Dec 3, 2015

The Bag Designer: Nila Anthony

Bagikan


Desain tasnya mengundang decak kagum karena terlihat sophisticated dan unik. Wanita yang sekarang tinggal di LA ini mengaku menyukai bidang desain sejak muda dan terus mempertahankannya hingga kini. Moxy Magazine sempat mewawancarainya saat dia berkunjung di Jakarta. Here’s the story.

 

Hi Nila, boleh sedikit share mengenai background atau perjalanan Nila sampai memilih menjadi designer?

Saya dulu sekolah di LA dan pada waktu itu saya mengambil major desain grafis. Untuk sekedar info, sejak kecil saya sangat mencintai fashion. Sayangnya ketika ingin mengambil jurusan kuliah fashion, orang tua saya tidak menyetujui. Nah, setelah saya lulus, perkerjaan pertama saya adalah berkerja dengan suami. Kami memilih menjadi pengusaha. Saat itu tanggung jawab saya adalah company design. Setelah itu, kami berdua berpikir untuk membangun vbisnis yang lain. Suami saya sendiri memiliki family background berupa bisnis handbag factory. Pada waktu itu, suami saya sangat ingin membangun bisnis handbag factory di LA. Akhirnya kita mencoba untuk membangun bisnis ini. Awalnya kami struggling untuk menentukan design tas nya. Namun karena sudah melewati masa struggling itu, saya menjadi makin jatuh cinta akan perkerjaan ini.

 

Bagaimana Nila menghadapi pasaran dalam bidang fashion ini di LA?

It’s challenging. Saya suka merasa bosan dengan design tas yang itu-itu aja, jadi saya berpikir untuk membuat design tas buah untuk summer. Akhirnya menjadi a year round bukan hanya summer saja. 

 

Bagaimana mengenai strategi promosi yang Nila gunakan untuk di Indonesia?

Saya melakukan publikasi lewat blog dan instagram.

 

Untuk soal permintaan tas nih, menurut Nila ada perbedaan antara pasar di US dan di Indonesia?

Tentu ada bedanya. Kalau di Amerika, Nila Anthony ditujukan untuk berbagai wanita yang memiliki style berbeda-beda. Sedangkan di Indonesia kayaknya demand nya lebih strong ke novelty. Mungkin karena di Indonesia belom ada model seperti novelty. Di Indonesia we can see we are the market leader kalau untuk model yang seperti itu.

 

Bagaimana cara Nila untuk tetap kreatif atau mendapat inspirasi dalam men-design tas?

Inspirasi bisa datang dari mana saja. Misal saat saya pergi seperti pergi makan, ke kafe, saat shopping atau melihat famous fashion blogger. Ketika melihat fashion show atau apapun yang ada di sekeliling hidup saya, semua bisa menjadi inspirasi.

 

Boleh saya tau, siapa famous fashion blogger yang Anda kagumi ?

My favorite is Chiara Feragni.

 

Saya dengar kabar kalau Nila ada kerja sama dengan Diana Rikasari untuk katalog fashion shoot, kenapa Nila memilih Diana?

Kami dengan Diana hanya collaborate untuk foto aja. Jadi di foto tersebut menampakkan koleksi sepatu Up dari Diana Rikasari dipadukan dengan tas koleksi Nila Anthony. Diana Rikasari adalah seorang blogger yang memberikan impact yang baik bagi dunia fashion di Indonesia. Gaya yang ditampilkan pun sama seperti style kita juga. Itulah mengapa akhirnya kami memutuskan untuk melakukan kolaborasi. 

By the way, what’s you idea in ‘me time’ on weekend?

Just stay home, being lazy and do nothing, haha!

 

Photos in collaboration with shoe brand @iwearUP / www.iwearUP.com

 

Bagikan

Artikel Terkait