Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Sep 5, 2017

Balita Takut Dengan Binatang? Yuk Atasi Dengan 5 Tahapan Ini

Bagikan


 

Salah satu momen spesial yang bisa membuat Mama bahagia adalah melihat balita dan binatang bisa bermain bersama, betul kan? Meski melihat balita belajar mengenal dan berinteraksi dengan makhluk hidup lain memang bisa bikin gemas, ternyata tak semua balita bisa seperti itu.

Ya, sebuah riset menunjukkan bahwa balita takut binatang bukanlah hal aneh, dan cukup sering terjadi meski tak selalu diketahui dengan jelas alasannya. Bila tak dibantu dari kecil, ketakutan irasional balita saat melihat binatang bisa terbawa sampai ia dewasa nanti. Wah, terbayang repotnya kan kalau ia selalu menjerit setiap kali melihat binatang tertentu?

Untuk membantu balita menghilangkan rasa takutnya pada binatang, yuk coba atasi dalam 5 tahap ini:

  1. Kenali Asal Ketakutannya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari dan mengenali asal dari rasa takutnya pada binatang, serta seberapa intens ketakutan yang dirasakannya. Contoh kemungkinan yang bisa terjadi:

  • Apa ia takut karena belum terbiasa dan tidak pernah melihat binatang sebelumnya?
  • Apa ia takut karena tidak suka dengan perilaku, bentuk atau tekstur tertentu dari binatang?
  • Apa ia sudah masuk tahap fobia karena ada pengalaman buruk dengan binatang sebelumnya?

Dengan mengetahui akar dan intensitas ketakutannya, akan lebih mudah bagi Mama untuk menemukan solusi yang efektif. Jadi, saat lain kali si kecil terlihat bergidik, berteriak, atau menunjukkan tanda ketakutan lain saat melihat binatang, coba tanyakan langsung apa yang ia rasakan dan alasannya.

  1. Dengarkan Alasannya Dengan Jelas

Karena belum bisa menjelaskan dengan akurat apa yang dirasakannya, Mama juga bisa mengajukan pertanyaan yang lebih rinci mengenai apa yang dirasakannya saat melihat binatang, seperti:

  • Apa balita takut karena khawatir kalau nanti kucing (atau binatang lain yang ditakutinya) akan mengejar dan menggigit bila didekati?
  • Apa balita merasa geli saat menyentuh bulu kucing? Seperti apa rasanya?
  • Apa balita pernah dicakar oleh kucing sebelumnya?

Respon jawabannya dengan menunjukkan pengertian Mama terhadap apa yang dirasakannya, seperti “Mama mengerti adik takut karena kucing sering berlarian di rumah dan mencoba menyentuh adik dengan kakinya. Tapi kucing berlaku seperti itu karena ia suka pada adik, jadi kita cari cara agar bisa lebih nyaman di dekat kucing ya.

  1. Kenalkan dengan Cara Bertahap

Selanjutnya, obati rasa takut dengan cara mengenalkan kembali binatang tersebut secara bertahap, dengan cara yang menyenangkan. Mama bisa mulai dengan memperlihatkan foto, membacakan cerita, memutar video lucu, serta memberikan boneka binatang tersebut.

Bila si kecil sudah terlihat nyaman dan rasa takutnya berkurang, Mama bisa coba mendekatkan si kecil dengan binatang tersebut secara bertahap. Awali dengan melihatnya dari jauh, berada di ruangan yang sama, duduk di sebelahnya, hingga akhirnya bisa memegangnya secara langsung.

  1. Berikan Pengalaman Positif

Berikan motivasi dan hadiah positif untuk membantu balita menghadapi rasa takutnya, baik itu dengan hadiah sederhana seperti stiker, waktu bermain, atau lainnya. Berikan pemahaman dengan senyum dan kesabaran, agar si kecil lebih cepat mengerti dan tidak lagi takut pada binatang tersebut.

  1. Lakukan Semenarik Mungkin

Agar proses pengenalan pada binatang menjadi lebih mudah, lakukan dengan cara semenarik mungkin, misalnya dengan cara:

  • Bercerita bahwa binatang juga memiliki perasaan dan kepribadian seperti manusia, ia bisa sedih, senang, takut, dan juga butuh teman.
  • Biarkan ia memakai baju superhero favoritnya ketika mendekati binatang, bila itu membuatnya bisa merasa lebih percaya diri.
  • Ajak ke komunitas pecinta binatang dimana ia bisa melihat banyak anak lain yang berinteraksi dengan binatang.

Bila dikemas dengan pemahaman dan kegiatan menarik, lama kelamaan balita dan binatang akan menjadi sahabat yang tak terpisahkan.

 

Seperti hal lainnya, diperlukan usaha, pengertian, dan kesabaran ekstra untuk membantu mengatasi balita takut binatang. Apa balita Mama pernah takut dengan binatang tertentu? Bagaimana pengalaman Mama menghadapinya?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.