Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Keamanan Bayi | Feb 24, 2017

Bayi Sekamar Dengan Orang Tua? Perhatikan Ini!

Bagikan


 

Salah satu alasan Mama untuk tidur seranjang dengan bayi adalah untuk memudahkan saat menyusui atau merawat si kecil saat dia menangis. Tapi, apakah Mama tahu kalau kebiasaan tidur bersama bayi ini bisa meningkatkan risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome)? Sebagaimana yang tercantum dalam jurnal publikasi AAP (The American Academy of Pediatrics).

 

Amankah Bayi Tidur Seranjang Dengan Orangtua?

 

Untuk memastikan bayi tetap dalam kondisi aman saat tidur, gunakan pakaian berbahan ringan (tidak tebal) pada bayi. Selain itu, Mama juga tidak disarankan untuk memasukkan bayi dalam selimut, menggunakan bantal maupun menaruh boneka didekatnya. Pasalnya, seprai dengan tekstur yang lembut saja beresiko menghambat jalan napas bayi dan tanpa sadar membuat bayi mati lemas karena kekurangan oksigen. Penyebab lain yaitu kebiasaan orangtua menggunakan selimut saat tidur. Hal ini yang kadang tanpa disadari dapat melilit atau menutupi seluruh tubuh bayi.

 

Oleh karena itu, solusi yang paling tepat digunakan sebenarnya menempatkan bayi di kamar yang sama dengan orangtua, tetapi dengan tempat tidur berbeda. Maksudnya, bayi harus tidur di dalam boks bayi yang lokasinya bersebelahan dengan ranjang orangtua. Dengan begitu bayi tetap mudah dijangkau saat tiba-tiba terbangun ingin menyusu.

 

Apakah Ibu Baru Bisa Mendapat Waktu Tidur Cukup?

 

Menjadi ibu baru tentu membuat Mama menjadi kurang tidur. Sangat sulit mengikuti jam tidur umumnya, terutama saat memasuki jam 2 pagi saat biasanya bayi terbangun dan menyusu.  Bagaimana pun, waktu tidur bagi ibu baru memang membingungkan, di satu sisi Mama membutuhkan istirahat, namun di sisi lain Mama tentunya harus memastikan bahwa bayi selalu dalam kondisi aman sekaligus menyusuinya saat meminta.

 

Coba Mama pertimbangkan hal-hal penting terkait bayi tidur dengan orangtua sebagai berikut ini:

 

  • Biarkan bayi tidur di dalam boks bayi, keranjang bayi atau boks portable dengan pakaian lengan panjang. Tidak perlu diselimuti atau diberi bantal dan benda lembut lainnya.
  • Bawabayi ke ranjang hanya saat menyusu atau saat Mama ingin menidurkannya Setelah bayi terlelap, Mama bisa memasukkankembali tempat tidurnya sendiri.
  • Jangan pernah membiarkan bayi tidur di sofa, karena bayi rawan terjatuh.
  • Jika mungkin Mama ketiduran saat menyusui bayi, segera pindahkan si kecil ke tempat tidurnya saat Mama terbangun. Hal ini bisa membantu Mama untuk mendapatkan waktu tidur yang singkat namun berkualitas.

Nah, sekarang Mama sudah tahu bukan bagaimana aturan mengajak bayi tidur sekamar dengan orangtua? Apa Mama punya sudah mendapat solusi agar bisa cukup tidur?

 

 

(RGW)

 

 

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.