DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Bayi | Aug 10, 2017

Begini Perkembangan Panca Indra Bayi di Enam Bulan Pertama Kehidupan

Bagikan


Beberapa indra bayi sudah bekerja dengan baik sejak bayi berada dalam kandungan. Namun, indra lain akan mengalami perkembangan menakjubkan seiring pertambahan usia si kecil. Kemampuan bayi akan semakin baik dalam mendengar, melihat, dan mencium objek yang sangat disukainya, bahkan sejak hari pertamanya dilahirkan.

Semua ibu tentu ingin semua panca indra bayi berfungsi secara sempurna tanpa gangguan. Mulai dari indra penglihatan (mata), pendengaran (telinga), pengecapan (lidah), peraba (kulit), dan penciuman (hidung).

Sebagaimana dijelaskan oleh dr. Reni Wigati, Sp.A, dokter spesialis anak dari RSIA Evasari, Jakarta, melalui tabloid Mom & Kiddie, panca indra bayi yang sering mengalami gangguan adalah indra penglihatan dan pendengaran. Oleh karena itu, Mama perlu memperhatikan setiap perkembangan panca indra bayi, apakah sudah sesuai dengan tahapan usianya.

Penglihatan

Di usia dua bulan, bayi memiliki ketertarikan pada warna primer (merah, kuning, biru), sinar terang, dan pola berupa titik besar serta garis. Objek yang pertama kali bisa dikenalinya adalah wajah Mama dan/atau pengasuh terdekatnya.

Setelah usianya mencapai tiga bulan, bayi sudah mulai mengenali objek-objek lainnya sehingga bisa memberikan senyuman saat melihat wajah orang lain. Namun, di usia empat bulan bayi mulai menghadapi kesulitan, yakni dalam membedakan warna. Tidak heran bayi usia empat bulan cenderung lebih mudah mengenali atau menyukai mainan dengan warna kontras karena lebih mudah dilihat olehnya.

Seiring berjalannya waktu, sebagian besar bayi perlahan bisa melihat warna-warna rumit. Demikian halnya setelah bayi berusia 6-7 bulan. Umumnya penglihatan bayi sudah berkembang sempurna, sehingga koordinasi mata dan tangan serta kemampuan spasial bayi mulai terbentuk. Sebagai hasilnya, bayi mulai bisa meraih mainan yang berada di luar jangkauan tangannya.

Batas penglihatan bayi baru lahir yang awalnya hanya berjarak 30 cm, setelah usia tiga bulan kemampuannya bertambah dan mulai bisa mengenali objek yang berjarak hingga satu meter.

Pendengaran

Bayi usia satu bulan mulai mengenali suara Mama atau pengasuh terdekatnya dan membedakan fonem. Hal tersebut terjadi karena selama dalam rahim bayi sudah terbiasa mendengarnya.

Pada usia dua bulan, bayi mulai bisa melokalisasi asal suara. Usia tiga bulan, bayi mulai mengikuti suara Mama atau pengasuh terdekat. Bayi semakin mampu melokalisasi asal suara diiringi kemampuan matanya mengikuti arah suara saat berusia empat bulan. Di usia enam bulan, bayi sudah bisa melokalisasi suara pada bidang vertikal dan horizontal.

Baca juga: Cara Mencegah Infeksi Telinga pada Bayi

Pengecapan, Penciuman, dan Peraba

Indra penciuman merupakan panca indra bayi yang berkembang paling awal dan cepat, karena dimulai sejak bayi dalam rahim dan mampu berkembang sempurna di minggu pertama kehidupan bayi.

Bayi usia 0-3 bulan sudah mulai mengecap ketuban dalam kandungan sehingga mulai mengenal rasa. Saat bulan-bulan pertama, bayi umumnya lebih menyukai rasa manis. Baru di usia 4-6 bulan, indra pengecapan bayi sudah bisa mengenal berbagai rasa dan bisa diperkenalkan dengan MPASI.

Indra peraba juga termasuk indra terpenting bayi sejak masih berada dalam rahim sampai usia tiga bulan. Saat usianya tiga bulan, bayi lebih banyak menerima stimulasi pasif, seperti digendong, dibelai, dan diayun. Bayi berusia di atas tiga bulan sudah mampu menyentuh benda-benda yang ada di dekatnya secara aktif seperti mainan, selimut, serta wajah Mama.

Jadi, sudah sampai di mana perkembangan panca indra si kecil saat ini, Ma?

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait