DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Feb 27, 2017

Bolehkah Membiarkan Anak Makan Junk Food?

Bagikan


 

 

Sebagai orangtua, tentu Mama ingin anak-anak menjauhi makanan cepat saji atau junk food. Pasalnya, terlalu sering makan junk food dalam jangka panjang bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan hingga gangguan perkembangan otak anak.

Namun, ada yang bilang bahwa melarang anak makan junk food seperti kentang goreng, mi instan, keripik kentang, atau permen, justru bikin anak mencari-cari kesempatan untuk makan junk food tanpa sepengetahuan Mama.

Lalu, apa yang seharusnya Mama lakukan supaya anak tidak terlalu ketagihan makan junk food? Langsung saja simak pendapat para ahli berikut ini.

 

Bolehkah Anak Makan Junk Food?

Sesekali, biarkan anak makan junk food. Menurut dr. Charlotte Markey, seorang pakar psikologi dan kesehatan anak dari Rutgers University, Amerika Serikat membiarkan anak makan junk food justru baik buat anak.

Pasalnya, junk food memang enak, sehingga semakin Mama melarang anak, ia pun jadi tambah ngidam. Mama juga tak mungkin bisa selalu memantau jajanan si kecil. Jadi, kalau anak tidak sedang bersama Mama, jajanan yang pertama kali muncul di benaknya adalah jajanan yang tidak sehat.

Kuncinya adalah menjaga porsi makan junk food dan makanan sehat. Rebeca Plantier, seorang ahli kesehatan keluarga sekaligus penulis buku Lessons From France : Eating, Fitness, Family menyarankan Mama untuk menerapkan pola 80%-20%. Maksudnya, 80% dari makanan anak haruslah makanan sehat, namun anak masih boleh makan junk food sebanyak 20%.

  

Membatasi Konsumsi Junk Food Pada Anak

Membiarkan anak makan junk food bukan berarti anak boleh jajan sepuasnya. Supaya Mama bisa membatasi konsumsi junk food si kecil, perhatikan tiga tips jitu berikut ini.

  

1. Menetapkan hari khusus boleh makan junk food

Cobalah untuk menetapkan dua atau tiga hari khusus dalam setiap bulan di mana anak boleh makan junk food. Dengan begitu, anak pun jadi tak bisa menawar-nawar lagi pada Mama supaya dibolehkan makan junk food saat ia sedang ngidam. Si kecil juga akan belajar bahwa ia toh akan baik-baik saja jika harus menunggu sampai harinya boleh makan junk food tiba.

  

2. Jangan memberikan junk food sebagai hadiah

Hindari menggunakan junk food sebagai iming-iming atau hadiah bagi anak kalau ia menyelesaikan tanggung jawabnya. Jangan memajukan hari makan junk food karena anak berhasil dapat nilai tertinggi di kelas. Pasalnya, anak jadi akan melihat junk food sebagai sesuatu yang sungguh spesial. Anak pun jadi terbiasa berpikir bahwa kalau ia habis melakukan sesuatu yang baik, ia berhak makan junk food.

   

3. Membiasakan makan makanan sehat

Selalu sajikan makanan sehat di rumah, dengan paling tidak satu menu yang disukai anak. Variasikan juga hidangan sehat yang Mama siapkan supaya anak tidak cepat bosan. Anak juga jadi punya kesempatan mencoba berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan makanan sehat. Semakin dibiasakan, anak akan memahami bahwa makan makanan sehat itu bukan pilihan, tapi kewajiban.

  

Punya cara lain supaya anak doyan makanan sehat? Bagikan tips-tipsnya di kolom komentar ya, Ma!

 

(IA)

 

Bagikan

Artikel Terkait