Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Aug 8, 2016

Bukti bahwa Anda Tidak Bahagia Bersamanya

Bagikan


Saat Anda pertama kali jatuh hati padanya, Anda langsung berbunga-bunga dan membayangkan cinta bersemi setiap hari bersama pasangan. Namun, kenyataannya jauh dari bunga-bunga yang bermekaran. Anda justru merasa terbebani dan terjebak. Setiap hubungan memang rumit, dan kadang sulit untuk membedakan apakah Anda benar-benar bahagia bersamanya, atau Anda hanya menerima keadaan saja karena takut ditinggalkan. Beranikan diri untuk mengakui apabila Anda tidak bahagia dalam hubungan Anda dan baca dulu empat buktinya di bawah ini.

Anda masih mencari-cari sosok pasangan idaman lain

Meskipun Anda sudah bersama dengan dirinya, Anda masih sering menengok kanan kiri kalau ada pilihan dan kesempatan yang lebih baik. Anda juga belum berhenti minta dikenalkan dengan laki-laki yang potensial oleh teman-teman Anda. Atau diam-diam Anda membuat akun di aplikasi kencan online, hanya untuk berjaga-jaga.

Merasa tidak bisa menjadi diri sendiri di dekatnya

Karena berbagai alasan, Anda tidak merasa nyaman untuk menunjukkan diri Anda sesungguhnya ketika bersama pasangan. Anda justru tertekan dan terlalu banyak khawatir, sehingga tak bisa menikmati waktu yang Anda habiskan berdua. Ketika akhirnya pulang ke rumah masing-masing atau saat Anda sedang bersama teman-teman Anda, barulah Anda bisa menghela napas lega.

Anda tidak membayangkan dirinya di masa depan Anda

Jujur saja, sosoknya tidak ada dalam rencana jangka panjang Anda. Anda tidak bisa melihat bahwa hubungan ini akan bertahan lama, bahkan sampai di masa depan. Kalau sudah begini, belajarlah untuk mengakui bahwa Anda tak menginginkan dirinya dalam hidup Anda lebih jauh lagi.

Terus berharap bahwa keadaan akan berubah

Anda tahu ada yang tidak beres dalam hubungan Anda. Entah itu sifat pasangan yang kekanak-kanakan, atau Anda yang terlalu posesif padanya. Namun, Anda tidak mau berusaha mengubah situasi dan hanya berharap dalam diam si dia akan berubah juga nantinya. Hati-hati, jangan sampai menyalahartikan kenyamanan sebagai cinta.

 

--IA 

Foto: divorce-online

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.