Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Dec 28, 2016

Cara Ampuh Mengobati Batuk Pada Bayi

Bagikan


 

Batuk pada bayi memang tak hanya membuat bayi merasa tidak nyaman, tetapi Mama juga tentu menjadi cemas dan panik. Namun, umumnya, batuk biasa akan hilang setelah 1 hingga 2 minggu, sehingga Mama sebenarnya tidak perlu terlalu mengkhawatirkan batuk yang menyerang si kecil. Akan tetapi cukup sulit mengurus bayi yang rewel akibat batuk, bahkan mungkin Mama terpaksa harus begadang semalaman hanya demi mengurus si kecil. Hal tersebut tidak jarang membuat Mama berpikir bahwa si kecil mungkin membutuhkan obat batuk bayi.

 

Penyebab dan Jenis Batuk Bayi

Batuk umumnya merupakan gejala yang ditimbulkan karena tubuh terinfeksi oleh virus flu. Dimana dari infeksi tersebut juga dapat mengacu pada berbagai risiko seperti:

  • Batuk rejan
  • Infeksi saluran pernapasan atau tenggorokan
  • Bronchiolitis
  • Infeksi paru-paru

 

Sementara batuk yang menyerang bayi maupun orang dewasa dapat dikategorikan menjadi 2, yaitu:

  • Batuk kering

Batuk ini terjadi saat bayi memiliki alergi atau kedinginan. Batuk dengan jenis ini juga merupakan salah satu kondisi di mana tenggorokan mengalami iritasi atau peradangan.

  • Batuk basah

Tergolong cukup berbahaya karena sebenarnya batuk basah merupakan gangguan pernapasan dengan disertai infeksi bakteri. Sehingga ciri-ciri yang sangat menonjol dari batuk basah adalah keluarnya dahak (mengandung sel-sel darah putih yang kalah melawan bakteri atau kuman). Bagi bayi akan berbahaya di saat dahak tersebut menggumpal dan menyumbat saluran pernafasan bayi.

 

Umumnya batuk pada bayi juga disertai sakit tenggorokan, demam, hidung tersumbat atau pilek, mata merah, rewel, kehilangan selera makan, dan muncul getah bening di area bawah ketiak, leher serta bagian belakang kepalanya.

 

Bagaimana Cara Menangani Batuk Pada Bayi?

Ketika berbicara mengenai cara mengobati batuk pada bayi, mungkin Mama sempat terpikir untuk bisa memberikan obat kepada si kecil. Namun, sangat tidak disarankan memberikan obat batuk kepada bayi karena begitu banyak risiko dan efek samping yang ditimbulkan. Sebagai gantinya Mama bisa mengatasi batuk yang menyerang si kecil dengan cara:

  • Pastikan bayi beristirahat dengan cukup agar tubuhnya mampu melawan infeksi.
  • Berikan asupan ASI yang cukup banyak. ASI merupakan cairan obat alami yang membantu bayi melawan gangguan infeksi.
  • Berada di ruangan yang berisi uap air hangat. Seperti misalnya mandi bersama si kecil dengan air hangat.

 

Jika bayi yang usianya di atas 1 tahun bisa menerima obat alami seperti minuman hangat campuran air perasan lemon dan madu, maka tidak dengan bayi di bawah 1 tahun. Minuman obat tersebut justru bisa membuat bayi di bawah satu tahun keracunan makanan. Karena bayi di bawah 1 tahun belum mampu mengkonsumsi madu atau bahkan minuman dengan rasa yang kuat seperti lemon.

Bagaimana jika semua cara di atas sudah dicoba tetapi batuk pada bayi masih belum juga sembuh atau berkurang? Segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada si kecil. Untuk lebih jelasnya, segera bawa bayi ke dokter saat:

  • Bayi batuk lebih dari lima hari
  • Batuk yang dialami bayi semakin parah
  • Bayi mengalami demam tinggi (dengan suhu 36 hingga 39 derajat Celsius)
  • Bayi mengalami kesulitan bernafas
  • Bayi mengeluarkan dahak (berwarna kuning, cokelat, atau hijau)

 

Apakah Mama punya cara mengobati batuk pada bayi secara alami? Share kepada pembaca lainnya di sini, yuk!

 

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.