DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Childcare | Nov 29, 2016

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir, Panduan untuk Ibu Baru

Bagikan


Bulan pertama menjadi seorang ibu adalah saat-saat membahagiakan sekaligus membingungkan. Ada begitu banyak cara merawat bayi baru lahir yang tidak dimengerti si ibu baru, mulai dari cara menggendong bayi, posisi menyusui yang nyaman, sampai cara memandikan bayi baru lahir. Ibu baru biasanya takut kalau yang ia lakukan akan menyakiti bayi, mengingat tubuh si buah hati sangat mungil dan tulang-tulangnya masih rapuh.

Laura Jana, M.D., seorang dokter anak dari Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, menulis cara memandikan bayi baru lahir lewat bukunya, Heading Home with Your Newborn:

 

Cara memandikan bayi baru lahir sebelum tali pusar lepas

Saat bayi akan dibawa pulang dari rumah sakit, biasanya perawat mengingatkan orang tua agar menjaga tali pusar si kecil tetap kering. Mungkin ibu baru akan beranggapan bahwa yang dimaksud adalah menghindarkan tali pusar dari air atau air seni sama sekali. Padahal, maksudnya adalah tidak membiarkan tali pusar tertutup dalam keadaan basah atau lembap, karena akan mengundang tumbuhnya jamur. Tali pusar yang basah sebaiknya dikeringkan dengan saksama sebelum si kecil dipakaikan popok.

Menurut Laura, bayi yang tali pusarnya belum lepas sebaiknya dimandikan menggunakan waslap basah. Fokuskan perhatian pada area popok serta bagian belakang telinga dan lipatan leher. Kedua area yang disebut terakhir ini adalah tempat berkumpulnya susu dan air liur yang mengalir keluar dari mulut bayi.

 

Cara memandikan bayi baru lahir setelah tali pusar lepas

Kini, si kecil bisa mulai dimandikan di bak mandi khusus bayi. Perlu trik agar acara mandi berlangsung singkat (supaya bayi tidak kedinginan) namun efisien. Berikut langkah-langkahnya:

1. Peralatan mandi harus dipersiapkan terlebih dahulu

Mulai dari bak mandi yang sudah diisi air hangat, waslap, sabun dan sampo bayi, handuk, bedak, popok, minyak telon, hingga pakaiannya, harus dipastikan sudah terkumpul di dekat Anda. Sebab, kalau Anda bolak-balik mengambil peralatan-peralatan mandi tersebut, si kecil jadi ditinggalkan tanpa pengawasan dan merasa kedinginan.

2. Alas antislip

Alas antislip perlu diletakkan dimana-mana, mulai dari permukaan bak mandi bayi  hingga di sekelilingnya. Untuk permukaan bak mandi bayi, gunakan handuk besar yang sudah dilipat-lipat dan letakkan di dasar bak sebelum bak diisi air hangat. Hal ini berguna untuk mencegah risiko bayi ‘tenggelam’ saat terlepas dari pegangan Anda. Sebab, kulit bayi saat basah sangat licin. Untuk di sekitar bak mandi bayi, Anda bisa meletakkan handuk lebar untuk mencegah permukaan lantai licin karena tumpahan air mandi.

3. Basuh mulai dari wajah hingga kaki

Inilah langkah pokok dalam memandikan bayi. Dalam bukunya, Laura menjelaskan sebagai berikut: Sangga kepala dan leher bayi dengan satu tangan, kemudian mandikan bayi dengan tangan yang lain. Mulailah membasuh bagian wajahnya (dahi, telinga, pipi, kelopak mata) dengan telapak tangan yang sudah dibasahi air. Selanjutnya, gunakan waslap yang sudah diberi sabun untuk membersihkan area leher, perut, tangan, kaki, hingga bokong dan kemaluannya.

4. Terakhir, bersihkan kepalanya dan beri sampo. Bilas segera dengan cara mengusap-usap sisa sabun dan sampo dengan telapak tangan Anda yang sudah dibasahi air. Kemudian, angkat tubuh si kecil dari bak mandi, bungkus dengan handuk, dan keringkan. Bayi Anda siap dipakaikan baju!

 

Mudah-mudahan panduan cara mengurus bayi baru lahir ini bisa membantu Anda sebagai ibu baru, ya, Ma. Apakah Anda punya tips lain terkait memandikan bayi baru lahir? Share di kolom komentar, yuk!

Bagikan

Artikel Terkait