Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Jan 15, 2016

Cara Tepat Menyiapkan Susu Formula untuk si Kecil

Bagikan


Jangan buru-buru menyalahkan susu formula ketika bayi Anda mengalami diare atau muntah setelah mengonsumsinya. Siapa tahu, cara Anda menyiapkan susu formula itulah yang salah, sehingga menyebabkan susu formula terkontaminasi dan menyebabkan gangguan pencernaan pada si kecil. Inilah tips yang perlu Anda ketahui seputar menyiapkan dan menyajikan susu formula:

 

Selalu Periksa Kemasan Susu Formula

Susu formula seringkali dibeli dalam jumlah banyak sekaligus. Tapi, pastikan saja setiap kali hendak membuka kemasan baru, susu formula tersebut belum melampaui tanggal kedaluwarsanya. Kualitas, penampilan, serta kandungan nutrisi susu formula yang telah lewat dari tanggal kedaluwarsanya akan menurun. Jangan ragu untuk membuangnya. Atau, Anda bisa mencoba menghubungi produsen susu formula tersebut untuk menanyakan kemungkinan penukaran produk.

Pastikan Kebersihan Sebelum Menyiapkan Susu Formula

Bersihkan tangan menggunakan sabun mulai dari telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, bagian bawah kuku, hingga ke bagian dekat siku. Bilas hingga benar-benar bersih, dan jangan lupa mengeringkannya dengan tissue atau handuk bersih. Anda juga perlu mensterilkan botol susu dan dot bayi dengan merendamnya di dalam air mendidih selama 5 menit atau menggunakan alat khusus. Usai digunakan, cuci botol susu dan dot hingga bersih menggunakan sabun, air, dan sikat botol. Setelah itu, keringkan dengan mengangin-anginkannya.

 

Pastikan Takaran Susu Formula dan Air Sudah Tepat

Tuang air hangat matang ke dalam botol susu sesuai takaran yang dianjurkan di kemasan, baru kemudian tambahkan bubuk susu formula sesuai saran penyajian. Untuk menjamin ketepatan ukuran susu formula, pastikan Anda hanya menggunakan sendok takar yang telah disertakan di dalam kemasan. Tutup botol susu dengan rapat, kemudian aduk hingga seluruh bubuk susu tercampur rata. Jangan sekali-kali mencampur susu formula dengan air melebihi jumlah yang disarankan dengan alasan ekonomi. Hal ini bisa mengakibatkan water intoxication syndrome atau keracunan air pada bayi.

 

Setiap Bayi Memiliki Selera yang Berbeda

Ada yang menyukai susu formula hangat, tapi ada juga yang lebih suka susu formula dalam keadaan dingin (suhu ruang). Tak masalah, selama Anda telah menyiapkan susu formula dengan tepat sesuai prosedur di atas. Hindari menghangatkan botol susu di microwave, karena bisa saja menimbulkan hot spot (titik-titik panas) pada botol susu yang bisa ‘membakar’ lidah bayi Anda. Untuk mendinginkan susu formula, Anda bisa merendam botol susu yang telah berisi susu formula di dalam wadah berisi air dingin bersuhu ruang selama beberapa menit.

 

Jika Susu Formula Tidak Langsung Dikonsumsi

Susu formula yang tidak langsung dikonsumsi setelah penyiapan sebaiknya disimpan di dalam kulkas (bukan di bagian freezer) dan harus diminum dalam waktu 24 jam. Susu formula yang telah diminum dan tidak habis tidak boleh dikonsumsi lagi setelah satu jam. Mikroorganisme di dalam mulut si kecil bisa saja sudah mengontaminasi susu formula tersebut. Setiap kali membuka wadah susu formula, pastikan tidak ada cairan yang masuk agar kondisi susu formula tetap steril.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.