DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




ASI & MPASI | Jul 19, 2017

Cegah Sembelit Pada Bayi dengan Makanan Kaya Serat

Bagikan


 

Semakin bertambah usia, kemungkinan bayi mengalami sembelit atau dalam bahasa medisnya adalah konstipasi memang semakin besar. Ini karena adanya perubahan jenis makanan bayi mengikuti kebutuhan gizi dan juga pertumbuhan giginya. Si kecil yang masih berusia kurang dari 6 bulan biasanya hanya akan mengonsumsi ASI saja,  dan setelahnya ia akan mulai belajar mengonsumsi makanan dengan bertekstur lebih padat.

Baca juga: Makanan Apa yang Baik Untuk MPASI Pertama Bayi 6 Bulan?

Hindari Pemberian Makanan Cepat Saji pada Bayi

Saat ini makanan bayi mulai lebih padat inilah biasanya ditemukan masalah sembelit pada bayi. Apalagi bila Mama selalu memberikan jenis makanan yang cepat saji kepada si kecil. Makanan cepat saji memang minim kandungan serat asli, yang mengakibatkan sembelit pada bayi.

Karena sembelit pada bayi ini cukup sering dialami oleh si kecil, maka membuat makanan bayi dengan komposisi serat dan vitamin yang seimbang merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan oleh Mama. Serat dalam makanan bayi akan melancarkan pencernaan dengan baik dan membuat si kecil bisa buang air besar secara teratur.

Baca juga: Trik Menyiapkan Homemade MPASI Sehat

Pemilihan Bahan Membuat Makanan Bayi yang Tepat

Mama bisa membuat makanan bayi kaya serat dengan memilih bahan utama yang tepat. Bahan makanan yang paling dikenal mengandung serat tinggi adalah buah-buahan seperti apel, anggur, pir, melon, semangka dan masih banyak lagi. Untuk pemilihan buah, sebaiknya hindari buah sejenis pisang karena komposisinya yang bisa menyebabkan konstipasi. Pisang dikenal “berat”, mengenyangkan dan juga sedikit sulit dicerna apalagi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak karena kanji atau starch yang terdapat di dalamnya.

Selain buah, makanan bayi juga sebaiknya mengandung sayuran asli seperti bayam yang bertekstur lembut dan juga brokoli. Kedua jenis sayuran ini mengandung zat yang dapat membuat si kecil mengeluarkan gas dalam perut yang sering membuatnya tidak nyaman. Selain dua sayuran tersebut, Mama juga bisa mengombinasikan jenis sayuran lain dalam satu menu mengingat semua sayuran merupakan sumber serat yang sempurna. Sayur dan buah tidak hanya mengandung serat Ma, makanan nabati ini juga mengandung banyak vitamin seperti vitamin A dan C untuk kesehatan bayi yang lebih baik.

Serat juga bisa didapatkan dari bubuk tepung yang dibuat dengan bahan alami. Mama bisa memilih tepung gandum untuk dijadikan bahan pokok pembuatan biskuit atau pancake. Dengan begini, semua makanan bayi yang dibuat mengandung serat yang tinggi.

Baca juga: 3 Resep MPASI Pertama Untuk Bayi 6 Bulan

Mengonsumsi makanan bayi dengan serat bukan berarti si kecil akan langsung lancar pencernaannya karena ia juga membutuhkan air dan susu sebagai cairan agar makanan padat bisa diproses dengan baik. Mama bisa mengombinasikan air, sumber serat, dan juga ikan menjadi bubur bergizi sebagai alternatif jika si kecil bosan mengonsumsi bubur sayur yang cenderung asin.  Selamat mencoba!

<ARK>

 

Bagikan

Artikel Terkait