Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Nov 7, 2017

Gigi Sehat, Senyum Berseri

Bagikan


Senyum berseri si kecil memang sangat menggemaskan. Apalagi jika gigi dan mulutnya sehat, bebas gigi berlubang, karang dan masalah lainnya. Demi barisan gigi yang sehat dan senyum menawan, kenali 4 jenis masalah gigi dan mulut yang kerap terjadi pada anak-anak, yuk, Moms!

1. Sariawan

Tampaknya memang sepele, tapi rasanya luar biasa mengganggu, Moms. Luka-luka kecil dengan diameter sekitar 1 mm pada lidah, dasar mulut, bibir atau bagian dalam dari pipi ini biasanya berwarna putih atau abu kekuning-kuningan. Tepinya berwarna merah dan sedikit menonjol. Walaupun akan hilang sendiri dalam 2 minggu, si kecil akan kehilangan selera makan karena nyeri dan sulit mengunyah.

Moms bisa mengatasinya dengan pasta atau gel yang mengandung bahan antiradang dan dioleskan langsung pada sariawan. Sebelumnya sikat gigilah dulu, lalu baru oleskan obat tersebut pada titik sariawan selama 5-10 menit. Lakukan ini sebelum waktu makan si kecil tiba. Oh ya Moms, larang juga si kecil untuk memasukkan jarinya ke dalam mulut agar kuman tidak terbawa masuk ke dalam mulut dan terjadi infeksi.

 

2. Jamur

Pernah menemui titik berwarna putih, sedikit menonjol, dan menjadi satu dalam lidah atau mulut si kecil? Bercak-bercak putih ini juga seringkali ditemui pada langit-langit dan sisi bagian dalam pipi. Ini dia si jamur yang kerap tumbuh pada mulut bayi yang reaksi imunitasnya belum aktif. Sebenarnya jamur merupakan flora normal, Moms. Hanya saja jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik dan tubuh sedang tidak dalam kondisi prima, jamur bisa berkembang biak dengan tidak normal. 

Selalu jaga kondisi tubuh dalam keadaan prima. Namun jika jamur sudah terlanjur tumbuh, bawa si kecil ke dokter gigi anak untuk penanganan lebih lanjut.

3. Gusi Berdarah

Kotoran yang terlalu banyak menimbun di gusi dan menebal akan membuat peradangan yang menyebabkan pembuluh darah melebar dan gusi berdarah. Jika si kecil kerap mengeluh nyeri saat makan, cek kondisi gusinya apakah berubah warna dari merah muda menjadi merah lebih tua, bengkak, dan bahkan berdarah. Apalagi jika dia kehilangan napsu makan, Moms.

Jika sudah begini, Moms bisa meminta si kecil untuk lebih rajin sikat gigi. Lakukan ini minimal 2 kali sehari, di pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Ajarkan si kecil langkah demi langkah menyikat gigi dengan benar, lalu Moms bisa bersama-sama menyikat gigi dengannya. Jika si kecil sudah bisa menyikat giginya sendiri, tetap dampingi dia dan jadikan momen menyikat gigi ini menjadi saat-saat menyenangkan agar dia selalu ingat untuk melakukannya.  Untuk anak-anak balita, orang tua juga harus menyikat ulang giginya kendati si kecil “mengaku” sudah melakukannya dengan benar.

Baca juga: Cerdas Memilih Sikat dan Pasta Gigi Anak

4. Karies

Moms mungkin lebih familiar dengan istilah gigi berlubang. Ya, masalah gigi berlubang ini menduduki peringkat teratas dalam masalah gigi dan mulut pada anak-anak. Umumnya, anak-anak terkena karies gigi dengan urutan mulai dari gigi bagian depan atas, belakang atas, belakang bawah, dan terakhir depan bawah. Pernah melihat gigi si kecil yang ‘grepes’? Nah, ini berarti karies sudah sampai pada bagian depan bawah gigi.

Biasakan si kecil merawat gigi sejak dini. Biasakan untuk membersihkan gigi dan mulut anak setelah minum susu. Saat si kecil sudah selesai minum susu misalnya, jangan langsung membiarkan tertidur tanpa lebih dulu membersihkan gigi dan mulut. Gunakan sikat gigi khusus anak-anak atau sikat gigi bayi jika masih berusia di bawah 12 bulan. Lakukan pembersihan gigi dan mulut bahkan jika si kecil belum tumbuh gigi. Moms bisa membersihkan gusi bayi dengan kain kassa ataupun kapas yang dibasahi air matang.

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.