Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Anak | Jun 21, 2017

Gluten Free, Berpengaruhkah pada Kebutuhan Gizi Anak?

Bagikan


Akhir-akhir ini Mama mungkin makin sering mendengar pola makan baru yang disebut gluten free atau bebas gluten. Mama bahkan sudah bisa menemukan berbagai makanan gluten free seperti roti atau pasta di supermarket. Sebenarnya, seberapa baik, sih, pola makan bebas gluten? Atau pola makan ini justru berisiko untuk pertumbuhan dan kebutuhan gizi anak? Ketahui dulu beragam pertimbangan di bawah ini.

Apakah Buah Hati Mama Membutuhkan Pola Makan Bebas Gluten?

Pola makan bebas gluten pada awalnya hanya dianjurkan untuk orang yang menderita penyakit celiac. Penyakit ini disebabkan oleh kelainan sistem pencernaan tubuh. Bila orang dengan penyakit celiac mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, usus halusnya akan langsung mengalami peradangan.

Ada juga sebagian orang yang alergi gluten. Gluten yang terkandung dalam produk olahan gandum seperti roti dan pasta ini akan membuat pengidapnya mengalami reaksi alergi seperti mual dan diare.

Hanya dokter atau ahli gizi yang bisa menentukan apakah anak Mama mengidap salah satu kondisi tersebut. Bila si kecil tidak punya penyakit celiac atau alergi gluten, anak tak perlu membatasi makanan jadi gluten free.

Baca juga: Berbahayakah Alergi untuk Tumbuh Kembang Balita

 

Alasan Si Kecil Tak Perlu Makanan Gluten Free

Gluten bukan zat beracun atau bahan pangan yang akan merugikan kesehatan. Gluten adalah salah satu jenis protein yang bisa dicerna dengan baik oleh tubuh bila Mama dan si kecil tak punya penyakit celiac atau alergi gluten.

Hingga saat ini belum ada penelitian yang berhasil membuktikan apa bahaya gluten bagi tubuh. Maka, tren makanan bebas gluten ini sebenarnya menjamur hanya karena orang-orang salah paham.

Apa yang Akan Terjadi Kalau Anak Mengadopsi Pola Makan Gluten Free?

Menurut para ahli dari Harvard, ikut-ikutan tren bebas gluten meski anak tak punya penyakit atau alergi tertentu bisa mengganggu pemenuhan gizi anak.

Alasan pertama, anak tidak mendapatkan beragam nutrisi penting dalam makanan yang mengandung gluten. Makanan olahan gandum kaya akan vitamin B kompleks, folat, zat besi, magnesium, serat, kalori, dan antioksidan. Anakpun akan melewatkan berbagai gizi yang sangat penting bagi pertumbuhan tersebut kalau tak mengonsumsi produk olahan gandum.

Alasan kedua, makanan gluten free biasanya justru mengandung kadar lemak dan gula yang lebih tinggi dari makanan biasa. Menurut dokter anak dari Columbia University Medical Center, dr. Norelle R. Reilly, dalam kebanyakan kasus, anak malah jadi kelebihan berat badan atau obesitas setelah ikut tren makan bebas gluten.

Itu dia berbagai pertimbangan yang harus Mama pikirkan sebelum mengadopsi pola makan gluten free dalam keluarga. Bagaimana, apakah Mama setuju? Atau Mama tetap ingin anak menghindari makanan yang mengandung gluten?

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.