Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Fashion & Beauty | Dec 4, 2017

Grey Hair Sedang Trend, Ini Tips agar Hasilnya Keren

Bagikan


Dulu, rambut abu-abu adalah momok. Para orang tua atau anak-anak muda yang rambutnya memutih secara prematur melakukan berbagai cara menghilangkan uban, salah satunya mengecat rambut menjadi hitam, cokelat, dan sebagainya agar selalu tampak muda.

Namun, menjelang pertengahan 2015, muncul grey hair trend di kalangan pencinta beauty dan fashion sampai ada hashtag #grannyhair di media sosial. Mereka yang rambutnya memang keperakan karena usia atau kelainan kini tak perlu malu lagi menunjukkan warna asli rambutnya.

Sebut saja perancang kelas dunia seperti Jean-Paul Gaultier dan aktris kawakan Jamie Lee Curtis. Mereka justru bangga, kini para selebriti muda seperti Lady Gaga, Rihanna, dan generasi millennial di berbagai penjuru dunia mengikuti jejaknya. Bahkan, gaya rambut Ariel Noah di medio 2014 sudah mendului tren ini, disusul oleh Zayn Malik setahun kemudian. 

Tertarik tampil beda dengan gaya rambut terbaru berwarna abu-abu? Tentu Anda menginginkan granny hair yang berbeda dengan uban karena lembut dan berkilau seperti sutra serta memiliki warna seragam yang terlihat bagus. Karena itu, sebelum melakukan perubahan drastis pada warna rambut Anda, pertimbangkan dulu hal-hal ini:

Pilih Nuansa Abu-Abu yang Cocok dengan Tone Kulit Anda

Warna rambut abu-abu memiliki banyak nuansa, mulai dari platinum grey, agak violet, sampai abu-abu gelap. Untuk menentukan mana yang cocok dengan warna kulit Anda, cek nadi Anda.

Jika warnanya biru atau ungu, berarti tone kulit Anda dingin (cool), sedangkan warna hijau atau kuning menunjukkan bahwa kulit Anda memiliki tone hangat (warm).

Tone kulit yang dingin cocok dengan warna muda, sedangkan tone hangat lebih baik memakai warna yang cenderung gelap. Kalau kulit Anda putih, sebaiknya pilih warna cat rambut abu-abu gelap agar penampilan Anda tak makin pucat. 

Pastikan rambut dalam kondisi terbaik

Proses mewarnai rambut bisa membuat rambut rusak. Namun, Anda bisa meminimalisir kerusakan dengan memastikan rambut Anda kuat dan sehat sebelum diwarnai. Lakukan deep conditioning treatment 1-2 minggu sebelum mengecat rambut.

Kemudian, biarkan rambut tidak dikeramas selama minimal 48 jam sebelum pewarnaan. Tujuannya agar minyak alami rambut keluar, sehingga bisa melindungi rambut dari peroxide, zat keras yang terdapat dalam pewarna rambut.

 

Serahkan kepada penata rambut profesional

Sebaiknya Anda tidak mengecat rambut menjadi warna abu-abu sendiri di rumah. Sebab, proses yang meliputi bleaching, toning, dan dyeing ini membutuhkan waktu lama.

Apa lagi karena rambut orang Indonesia kebanyakan berwarna gelap, proses mengubah warna rambut menjadi terang akan lebih lama dan intens dibanding orang-orang yang warna asli rambutnya pirang.

Dengan pergi ke salon, hair stylist bisa memonitor dan melindungi rambut Anda di setiap proses. Kalau tak ingin terlalu menjadi pusat perhatian, Anda bisa meminta warna perak sebagai highlight saja, bukan untuk mengubah warna rambut secara keseluruhan. 

Perawatan rambut setelah pengecatan

Warna cat rambut perak mudah luntur. Karena itu, Anda perlu ke salon untuk mewarnai akar rambut setiap 6-8 minggu sekali atau ketika rambut mulai tumbuh dari akarnya.

Selain itu, untuk membuat rambut tetap berkilau dan untuk melindunginya, gunakan sampo dan kondisioner khusus untuk rambut diwarnai yang mengandung bahan pelindung dari sinar matahari.

Hindari menggunakan clarifying shampoo atau produk rambut berbahan sulphate karena mengandung garam yang menyebabkan rambut kehilangan kelembapan. Jika sudah kering, rambut mudah menyerap polusi atau asap rokok yang membuat rambut kusam.

Menata Rambut Setelah Pewarnaan

Kurangi styling rambut yang menggunakan energi panas (misalnya memakai hair dryer, catokan, curling wand) karena bisa memudarkan warna rambut. Alternatifnya, keringkan rambut secara alami setelah keramas dan tata dengan kepang atau ikat.

Atau, kalaupun Anda harus menata rambut dengan pemanas, jangan lupa menyemprotkan produk pelindung rambut dari panas dulu sebelumya. 

Mengembalikan warna Rambut

Perubahan warna rambut secara drastis menjadi abu-abu bisa menyulitkan Anda mengembalikannya menjadi warna gelap. Warna rambut baru harus lebih sering di-touch up karena akan jauh lebih cepat luntur gara-gara batang rambut sudah keropos.

Prosesnya memakan waktu, tapi bukan berarti tak mungkin. Batang rambut Anda bisa diwarnai lebih gelap dalam beberapa kali kunjungan ke salon. Hair stylist akan menambahkan dimensi demi dimensi warna hingga Anda memperoleh kembali warna asli rambut Anda.

 

(FR)

 

Foto: tumblr.com/starrynight-sky26, Today.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.