DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Karir & Keuangan | May 30, 2017

Ini 4 Cara Menyiapkan Dana Liburan Keluarga

Bagikan


 

Liburan keluarga saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Tak heran, begitu banyak tiket murah, travel fair, dan paket wisata dengan harga terjangkau yang ditawarkan oleh biro perjalanan. Liburan keluarga memang tidak hanya sebagai sarana untuk merekatkan hubungan orangtua dan anak, tapi juga bisa menjadi sarana untuk menambah wawasan si kecil. Agar liburan keluarga bisa dilakukan secara rutin tanpa membebani finansial keluarga, maka Mama wajib merencanakan dana liburan ini sebaik mungkin.

Baca juga: Yuk, Camping Seru Bersama Keluarga

Coba ikuti beberapa langkah ini dalam mempersiapkan dana liburan keluarga:

  1. Hitung Total Biaya Liburan

Mama dan keluarga sudah lama mengidamkan satu destinasi tapi belum juga terwujud di tahun ini? Ayo coba hitung lagi berapa biaya yang dibutuhkan. Mulai dari tiket pesawat, penginapan, makan, tiket masuk amusement park, dan biaya lainnya. Semua biaya liburan ini harus dihitung sejak awal perencanaan agar Mama tahu, apakah budget liburan Mama realistis sesuai dengan kondisi keuangan. Mama bisa mencari referensi harga dari beberapa situs di Internet. Kalau budget total sudah ditentukan, nominal tersebut harus menjadi ‘goals’ dalam tabungan Mama beberapa bulan ke depan.

  1. Sisihkan Penghasilan

Kalau hari-hari biasanya, sisa penghasilan selalu ditabung ke tabungan Mama, untuk kali ini Mama perlu memiliki 2 pos tabungan yang berbeda. Jangan campurkan tabungan liburan  keluarga dengan tabungan yang sudah ada sebelumnya. Jika memungkinkan, sisihkan 20% dari penghasilan Mama dan pasangan setiap bulannya untuk dialokasikan ke tabungan liburan keluarga. Kalau Mama menerima uang lebih seperti uang insentif atau tambahan penghasilan lainnya, Mama juga perlu menyisihkan uang tersebut untuk dimasukkan dalam tabungan liburan. Apabila Mama tergoda untuk menggunakan tambahan penghasilan itu untuk belanja, ingat-ingat lagi goal liburan yang sudah Mama rencanakan.

  1. Rajin Mengikuti Arisan

Sebenarnya arisan adalah cara lain untuk menabung. Ini bisa bermanfaat apabila Mama adalah tipe wanita yang sulit sekali menabung. Pilihlah arisan yang biayanya sesuai kemampuan Mama dan jangan tergiur untuk memaksakan dapat arisan di urutan awal. Semakin lama Mama dapat arisan, semakin baik. Juga Mama harus memilih anggota arisan yang dipercaya, seperti teman sekantor, tetangga atau sanak saudara yang terdekat.

  1. Memotong Biaya Gaya Hidup

Tujuan liburan keluarga memang ditentukan atas kesepakatan anggota keluarga . Jika sudah ditetapkan akan pergi liburan dengan biaya yang tidak murah, sudah seharusnya Mama, pasangan, dan anak-anak sepakat untuk mengurangi biaya yang sebenarnya bukan kebutuhan pokok. Biaya-biaya yang tanpa disadari cukup besar biasanya adalah frekuensi jalan ke mal dan makan di luar saat akhir pekan. Bukan berarti tidak boleh sama sekali. Jika biasanya frekuensinya seminggu sekali, bisa dirubah menjadi dua minggu atau sebulan sekali. Mama bisa memberi pengertian kepada si kecil bahwa saat ini Mama sekeluarga sedang menabung demi bisa liburan keluarga ke tempat idaman si kecil.

Menyiapkan rencana liburan keluarga memang menyenangkan. Apalagi saat Mama mulai mencari info dan referensi dari internet mengenai daerah yang akan Mama kunjungi. Yuk, wujudkan impian liburan keluarga ini dengan lebih semangat menabung.  Good luck, Ma!

<LMF>

Bagikan

Artikel Terkait