Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Jan 31, 2017

Ini Akibatnya Jika Balita Duduk Dengan Posisi W

Bagikan


 

 

Seringkah balita Mama duduk dengan posisi W? Pada posisi W, balita duduk pada bokong mereka dengan kedua kaki tertekuk ke arah luar membentuk sebuah bentuk huruf W jika dilihat dari atas.

Mungkin bagi Mama ini merupakan hal yang biasa, tapi siapa sangka bahwa beberapa penelitian mengungkapkan bahwa duduk dengan posisi W dapat berdampak buruk bagi kesehatan anak.

Jika Mama sadari, balita sangat suka duduk dengan posisi ini terutama saat balita beranjak usia 4-6 tahun.

 

Kenapa Balita Suka?

Hal ini dikarenakan posisi tulang balita membuat posisi duduk seperti itu lebih nyaman untuk dilakukan. Selain itu, posisi ini membuat balita duduk lebih stabil sehingga mereka dapat lebih fokus bermain atau mengerjakan suatu hal.

 

Seberapa Bahayakah Duduk Dengan Posisi W?

Banyak pendapat mengenai dampak duduk posisi W pada balita. Beberapa ahli mengungkapkan bahwa hal ini masih dianggap wajar. Posisi W membuat balita merasa lebih nyaman dan menghindari posisi yang membuatnya nyeri.

Namun beberapa penelitian lain memiliki pendapat sebaliknya. Posisi duduk W dianggap meningkatkan risiko cedera otot serta dislokasi panggul. Dislokasi panggul merupakan kondisi cacat bawaan atau kelainan dari struktur tubuh yang disebabkan oleh keluarnya sendi panggul yang lemah dari tempatnya.

Selain itu, posisi W juga berisiko tinggi untuk mengalami gangguan perkembangan otot seperti spasitisitas dan hipertonik, suatu kondisi dimana terjadi pertumbuhan massa otot yang berlebih. Gejala yang sering ditimbulkan akibat kebiasaan duduk dengan posisi W adalah  adanya gangguan berjalan dan sering tidak bisa seimbang.

Posisi duduk W juga berisiko membuat posisi paha, otot yang pemutar bagian tubuh ke dalam otot hip adductors, serta otot diatas tumit jadi saling berdekatan. Biasanya balita mengalami kekakuan otot atau terjadi pemendekan otot yang permanen.

Jika Mama menemukan salah satu gejala tersebut pada balita, segera konsultasikan ke dokter. Jika balita terlanjur memiliki kebiasaan dengan posisi seperti itu, cobalah Mama memperbaiki kebiasaannya. Anda dapat menegur dan perlahan-lahan tarik kakinya, bantulah balita untuk duduk dengan kedua kaki menekuk di depan. Atau cobalah untuk mengajarkan dia untuk duduk dengan posisi kaki lurus (selonjor) atau kedua kaki saling silang.

 

Segera hentikan kebiasaan balita sebelum semuanya terlambat.

 

(PIA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.