DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | May 11, 2017

Ini Cara dan Obat Alami untuk Mengatasi Biang Keringat pada Bayi

Bagikan


Biang keringat yang sering dialami bayi bukanlah kondisi kulit yang mengkhawatirkan, namun tetap harus cepat ditangani. Dengan tindakan dan perawatan kulit bayi yang tepat, biang keringat akan hilang 2-3 hari dari awal munculnya bintik merah di permukaan kulit.

Pada dasarnya, biang keringat memang disebabkan suhu ruangan yang panas, namun ada beberapa hal yang bisa memperparah kondisi tersebut. Suhu panas ditambah bahan pakaian tak nyaman dan penggunaan produk perawatan kulit bayi yang tidak aman dapat menjadi pemicu lainnya. Durasi tidur bayi yang panjang serta memiliki alergi terhadap obat tertentu juga dapat memperparah gangguan kesehatan kulit ini.

Dengan mengetahui penyebab munculnya biang keringat pada bayi, Anda dapat mengambil tindakan yang tepat dalam menanganinya. Coba cara mengatasi dan menghilangkan biang keringat pada bayi berikut ini:

  • Menjaga kondisi bayi tetap sejuk, baik melalui suhu ruangan maupun kondisi kulitnya. Untuk menciptakan suhu ruangan yang sejuk, Anda bisa membuat lubang ventilasi udara atau mengatur suhu pendingin di kamar buah hati. Ibu juga perlu membuat kulit bayi selalu segar dengan cara sering membasuh tubuh dan mengeringkannya dengan sempurna. Hal ini merupakan bentuk perawatan kulit bayi paling sederhana yang bisa dilakukan sewaktu-waktu.
  • Jangan menggendong bayi jika tidak benar-benar diperlukan. Anda bisa membayangkan, di tempat tidur saja bayi bisa berkeringat, apalagi jika didekap dalam gendongan. Kalau Anda perlu menggendong bayi untuk menyusui atau karena ia rewel, gunakan bantuan kipas angin atau pendingin ruangan. Anda juga bisa memilih ruangan dengan udara bebas untuk mencegah bayi kegerahan
  • Gunakan pakaian bayi yang tepat dan nyaman. Pakaian yang terbuat dari nilon, sintetis, dan polister sangat mudah menyebabkan kulit bayi berkeringat. Lebih baik gunakan pakaian bayi yang terbuat dari kain katun yang memungkinkan sirkulasi udara berjalan lancar. Lagipula kain jenis ini lebih mudah menyerap keringat sehingga kulit bayi cepat kering kembali. Popok bayipun perlu sering diganti jika bayi Anda rentan terhadap keringat. 
  • Menyembuhkan bintik-bintik merah akibat biang keringat dengan cara yang tepat. Ada beberapa obat yang diformulasikan khusus untuk mengatasi biang keringat pada bayi berupa salep, krim, atau bedak biang keringat untuk bayi.

Ada juga langkah-langkah perawatan kulit bayi menggunakan obat tradisional dan alami untuk biang keringat pada bayi yang bisa Mama coba di rumah :

  • Menggunakan lidah buaya untuk mengurangi rasa gatal yang timbul dari bintik merah tersebut. Rasa dingin yang ditimbulkan dari lidah buaya bisa membantu meredakan rasa panas dan gatal pada kulit bayi.
  • Es batu yang dibungkus dengan kain tipis juga dapat meredakan rasa panas dan tidak nyaman yang dirasakan bayi. Anda bisa menempelkannya di area yang terkena biang keringat.
  • Menggosok biang keringat dengan bagian dalam kulit semangka juga merupakan salah satu perawatan kulit bayi tradisional.
  • Memberikan asupan vitamin C secara teratur bisa membantu bayi terhindar dari biang keringat. Vitamin C mengandung antioksidan yang menangkal pengaruh jahat dari luar.
  • Satu lagi bentuk perawatan kulit bayi yang sederhana adalah menempelkan irisan mentimun atau teh chamomile ke kulit bayi yang terkena biang keringat untuk memberikan sensasi dingin dan sebagai cara menghilangkan biang keringat pada bayi.

Dengan perawatan yang tepat dan teratur, bayi Anda akan terbebas dari masalah biang keringat. Bayi bisa tidur dengan tenang dan beraktivitas dengan riang. Mamapun jadi lega melihatnya.

Apakah si kecil pernah terkena biang keringat? Bagaimana cara Mama mengatasinya?

Bagikan

Artikel Terkait