Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Feb 17, 2017

Ini Cara Mengatasi Diare Pada Bayi

Bagikan


 

Merawat bayi yang sedang sakit memang gampang-gampang susah, Karena bayi belum bisa mengatakan apa yang dirasakan. Bayi akan tiba-tiba terlihat tidak sehat ketika kondisi sakit tersebut memasuki hari ke-2 atau ke-3. Dari banyaknya jenis penyakit yang mungkin hinggap pada tubuh bayi, dengan kondisinya yang masih rentan, si kecil mungkin akan sering mengalami diare.
 

Diare pada bayi susah dideteksi karena feses si kecil yang terkena diare dan yang sehat tidak terlalu berbeda. Satu hal yang menandakan jika bayi Mama terkena diare adalah sering tidaknya ia buang air besar. Jika dilihat dengan lebih cermat, feses bayi juga akan lebih berair.
 

Diare yang terjadi pada bayi biasanya tidak disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi karena bayi hanya menerima makanan dari Ibu hingga tahun pertamanya berlalu. Oleh karena itu, diare pada bayi hanya disebabkan karena menurunnya sistem imun tubuhnya. Sistem kekebalan tubuh yang merosot ini membuat beberapa hal berikut mungkin terjadi:
 

1. Infeksi virus
Virus yang mungkin menjangkiti adalah Otovirus, Adenovirus, Calicivirus, Astrovirus dan Influenza. Virus ini menyebabkan beberapa gejala diare seperti muntah, demam, kedinginan dan menggigil.
 

2. Infeksi bakteri
Bakteri yang mungkin menjangkiti bayi sehingga ia mengalami diare adalah Salmonella, Shigella, Staphylococcus, Campylobacter, atau E. coli. Gejala yang disebabkan hampir sama dengan gejala yang diakibatkan oleh virus.
 

Kedua jenis infeksi tersebut merupakan penyebab utama dari diare yang terjadi pada bayi di bawah 1 tahun. Anda tidak bisa mengenyahkan virus tersebut kecuali jika Mama merawatnya hingga ia mendapatkan sistem imunnya kembali. Karena diare menyebabkan anak menjadi kehilangan cairan melalui feses, Mama hendaknya memberikan tambahan cairan pada buah hati melalui ASI atau air hangat. ASI diberikan jika si kecil sudah tidak muntah saja. Kurangi mengonsumi minuman manis seperti jus dan air gula. Hindari juga berbagai minuman kesehatan yang tidak baik untuk pencernaan bayi.
 

Penting juga bagi Mama untuk selalu menjaga agar daerah di sekitarnya tetap bersih. Kebersihan ini bisa dimulai dari makanan dan minuman yang steril dan higienis. Selain itu, keadaan di dalam kamar juga tidak boleh terlalu lembap karena akan memicu bakteri dan virus lain untuk datang memperparah keadaan. Ini adalah langkah pencegahan terjadinya diare pada si kecil, Ma.

 

Nah, sekarang kita jadi tahu cara tepat merawat si Kecil yang terkena diare. Walaupun kelihatannya sepele, diare tak bisa dianggap remeh karena bisa membuat bayi Anda lemas kehilangan cairan tubuh. Selalu jaga kondisi anak tetap sehat ya Ma, agar ia selalu bersemangat dan ceria!

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.