Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Bayi | Sep 25, 2017

Ini Dampak Jika Bayi Ngempeng dan Cara Mengatasinya

Bagikan


Tidak semua ibu mengetahui bahwa sesungguhnya bayi memiliki naluri alamiah untuk ngempeng. Naluri inilah yang kemudian menjadikan kebiasaan mengisap jari adalah hal yang umum dilakukan si kecil untuk mencari kenyamanan. Seorang anak biasanya mengempeng ketika ia merasa lelah, bosan, sakit, marah, atau ketika kedua tangannya tidak melakukan apapun.

Biasanya, ibu jari adalah objek yang paling sering digunakan sebagai media pemuas kebutuhan ini. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan si kecil juga melakukannya dengan jari yang lain atau kepalan tangan. Bahkan, kebiasaan yang berpengaruh pada kesehatan anak ini bisa dilakukan pada benda-benda selain jari. Seperti selimut, misalnya.

Ketika masih bayi, kebiasaan mengisap jari bukanlah sesuatu yang dapat mengganggu perkembangan fisik maupun mental seorang anak. Akan tetapi, pertanyaan muncul ketika seorang individu menginjak usia masuk sekolah. Apakah normal dan sehat jika kebiasaan ini terus berlangsung?

Dokter Mary Hayes mengungkapkan bahwa biasanya anak berusaha menghentikan kebiasaan mengempeng ketika ia berusia 2 sampai 4 tahun. Hal ini dikarenakan pada usia ini seorang anak akan mulai mengembangkan kemampuan lain seperti berbahasa. Kemampuan-kemampuan itulah yang akan menggantikan naluri alamiah anak untuk mengisap jari. Akan tetapi, beberapa dari mereka mengalami kesulitan untuk menghentikannya dan ini kurang baik bagi kesehatan anak.

Dampak Negatif Jika Bayi Ngempeng

Faktanya, apabila dibiarkan hingga ia memasuki usia lebih dari 4 tahun, kebiasaan mengempeng memberikan beberapa dampak negatif pada kesehatan anak, antara lain :

1. Dampak Negatif Ngempeng untuk Tangan

Kebiasaan mengisap jari dilakukan dengan memasukkan jari ke mulut, membasahinya dengan air liur, kemudian menekannya dengan gigi. Jika ini berlangsung dalam waktu yang lama, maka jari akan membengkak dan cacat.

2. Dampak Negatif Ngempeng untuk Gigi

Apabila kebiasaan mengempeng dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan rusaknya tatanan gigi dan maloklusi.

Baca juga: Benarkah Empeng Dot Bisa Merusak Gigi Bayi

3. Dampak Negatif Ngempeng untuk Kesehatan Anak

Pada usianya, bayi atau balita senang mengeksplorasi segala sesuatu yang berada di dekatnya dan menyentuhnya dengan tangan. Jika terdapat benda-benda kotor yang menempel dan tertelan ketika anak mengisap jari, maka infeksi atau diare bisa saja terjadi.

 

Menghentikan Kebiasaan Bayi Ngempeng

Mengingat dampaknya yang buruk terhadap kesehatan anak, maka penting bagi Mama untuk menghentikan kebiasaan mengisap jari. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menangani bayi ngempeng.

  1. Ciptakan batasan. Hal ini dapat dilakukan dengan memberitahu anak bahwa mengisap jari adalah kegiatan yang dilakukan sebelum tidur sehingga hal itu tidak dapat dilakukan di depan khalayak ramai.
  2. Jangan pernah memarahi anak karena dia memiliki kebiasaan mengempeng. Sebaliknya, yang harus dilakukan adalah memuji anak ketika ia TIDAK mengisap jari.
  3. Diskusikan dengan anak tentang kebiasaannya mengempeng. Berikan sedikit pengetahuan tentang kebiasaan tersebut dan dampak-dampak yang mungkin dihadapi anak.
  4. Jangan melarang anak yang mengisap jari ketika ia sedih, marah, atau terluka. Hal ini dikarenakan mengempeng adalah cara yang dia tahu untuk menenangkan diri. Daripada memarahi anak, sebaiknya Mama memberikan alternatif lain yang dapat menenangkan seperti memberikan mainan atau selimut agar ia tidak mengisap jari.
  5. Menjadi kreatif merupakan hal yang dapat dilakukan untuk menghentikan kebiasaan ini. Ketika ia melakukannya, Mama dapat menanyakan apakah idolanya seperti Superman mengisap jari. Dengan demikian mereka akan berpikir dan mulai berhenti dari kebiasaan ini.

 

Demikian beberapa hal yang perlu Mama ketahui mengenai kesehatan anak terkait kebiasaan mengisap jari. Bagaimana cara Mama menghentikan kebiasaan mengempeng pada si kecil?

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.