Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Bermain dan Belajar | Jul 26, 2017

Ini Dia 5 Jenis Permainan Seru Untuk Balita 3-4 Tahun

Bagikan


 

Beraktivitas dan bermain dengan balita berusia 3-4 tahun bisa jadi kesempatan ideal untuk merangsang pertumbuhan kognitif, motorik, serta kesehatan mentalnya. Ini karena saat balita memasuki umur 3 tahun, ia sedang dalam tahap golden age dimana semua pelajaran yang masuk bisa lebih mudah diserap dan diterima.

Supaya perkembangannya semakin optimal sekaligus menghabiskan waktu berkualitas bersama, Mama bisa contek 5 ide permainan untuk balita berumur 3-4 tahun yang sudah kami rangkum dibawah ini.

Baca juga: Permainan yang Merangsang Calistung pada Anak

  1. Bermain Tebak-Tebakan

Siapa yang tak senang bermain tebak-tebakan dengan balita yang masih kecil? Bukan hanya Mama yang akan terhibur mendengar jawaban dan tawa lucu si kecil, ternyata jenis permainan ini juga bisa membuat balita lebih pintar lho, Ma! Dilihat dari sisi kognitif, permainan ini akan melatih memori dan imajinasi balita mengenai berbagai hal yang pernah lihat sebelumnya.

Persiapannya juga tak susah, cukup siapkan beberapa kartu bergambar hewan, benda, atau objek lainnya. Biarkan si kecil melihat dan mengingat kartu tersebut selama beberapa saat sebelum Mama menyuruh anak menebak dengan pertanyaan seperti, “Rambutku banyak dan jariku panjang, aku juga bisa berayun di pohon. Binatang apakah aku?” atau “Badannya besar dan hidungnya panjang, binatang apakah itu?” Mudah sekali kan, Ma.

  1. Membuat Kerajinan Tangan

Membuat kerajinan tangan adalah salah satu permainan untuk balita yang bisa membuat daya imajinasi dan kreativitasnya semakin berkembang. Dengan membebaskan balita dalam menumpahkan kreativitas, ia juga jadi terdorong untuk menjelajahi imajinasinya seluas mungkin. Kalau sudah begini, Mama pasti akan dibuat terkejut dengan ide dan hasil kreasi yang dibuatnya.

Bagaimana kalau si kecil masih kebingungan dalam membuat bentuk tertentu? Mama masih boleh kok, memberikan sedikit bantuan atau petunjuk, tapi biarkan ia melakukan dengan caranya sendiri. Jangan lupa puji hasil karya si kecil, lalu bingkai dan pajang di tempat yang mudah terlihat, agar ia semakin percaya diri dalam mengekspresikan kreativitas dan imajinasinya.

  1. Berburu Harta Karun

Berburu harta karun itu sebenarnya menyenangkan dan bisa memberikan banyak manfaat, tapi masih banyak orangtua yang tak tahu apa kegunaannya. Permainan mencari barang seperti ini akan membiasakan si kecil untuk berpikir kritis dan menggunakan logika, serta merangsang rasa penasarannya.

Saat si kecil mencari sesuatu yang Mama sembunyikan dengan bantuan peta harta karun, otaknya akan bekerja dengan cepat untuk mengartikan simbol dan petunjuk di harta karun. Dengan begitu, ia jadi terbiasa untuk berpikir dan menggunakan logika, pengalaman, dan ingatannya sebelum bertindak.

  1. Bermain Sandbox

Sandbox atau kotak pasir adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan sebuah jenis permainan dimana si kecil bebas untuk bereksperimen. Istilah ini diambil dari kotak yang berisi pasir dan bisa di bentuk sesuai dengan imajinasi balita. Tapi jangan salah, media yang bisa dipakai bukan hanya pasir, tapi juga mainan lain yang bisa dibentuk dan dibongkar-pasang seperti balok Lego atau play dough.

Jika Mama tak punya kedua mainan tadi, Mama juga bisa memberikan media lain yang lebih mudah ditemukan, seperti kardus atau kertas bekas.

  1. Bermain Peran

Salah satu permainan untuk balita yang dapat membuatnya tambah pintar adalah dengan bermain peran. Meskipun permainan ini terlihat sederhana, manfaatnya akan banyak dirasakan oleh si kecil lho, Ma. Balita bisa berlatih untuk melihat sesuatu dari sisi dan sudut pandang lain, sehingga ia pun lebih mudah belajar tentang empati dan juga jadi lebih peduli dengan orang lain.

Selain itu, balita juga akan belajar lebih banyak tentang cara mengekspresikan berbagai macam emosi sekaligus merespon emosi orang lain. Wah, lumayan banyak sekali ya manfaatnya.

Sayang sekali kalau masa keemasan ini tak dimanfaatkan secara maksimal untuk merangsang tumbuh kembang si kecil, dan hanya dihabiskan dengan melakukan permainan dalam gadget saja. Kami jadi ingin tahu, permainan mana sih yang jadi favorit Mama?

<WA>

 

 

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.