DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Jan 11, 2017

Kapan Anak Perlu Tidur Di Kamar Sendiri?

Bagikan


   

Salah satu tugas orang tua adalah mempersiapkan anak untuk mandiri. Tentunya Mama tidak menginginkan jika anak terus ketergantungan dengan kedua orang tuanya termasuk masalah tidur. Saat usia anak mulai bertambah, perlahan anak harus belajar untuk tidur terpisah dari orang tuanya. Lalu pasti muncul pertanyaan dibenak Mama, “Kapan anakku perlu tidur di kamar sendiri ya?”

Menurut Ratih Zulhaqi, psikolog dari Universitas Indonesia, waktu yang tepat melatih anak tidur sendiri adalah saat dia beranjak usia 2-5 tahun. Namun, beberapa ahli psikolog lain menyatakan bahwa tidak ada patokan baku kapan waktu yang tepat memulai seorang anak bisa tidur terpisah dari kedua orang tuanya. Biasanya ini akan dimulai jika anak mulai mengerti akan kemandirian serta mau mencoba dan berani untuk tidur sendiri.

Selain melatih kemandirian, tidur terpisah dari orang tua juga bertujuan menghindari anak untuk tidak melihat pemandangan yang seharusnya belum pantas mereka lihat ataupun dengar yang dilakukan oleh kedua orang tuanya. Jadi sebagai orang tua, Mama juga harus berhati-hati. Jika otak anak belum siap menerima paparan seksual, hal ini membuat otak anak bisa jadi ketagihan. Pilihlah waktu usia yang tepat bagi anak untuk menjelaskan hal-hal tersebut.

 

Bagaimana Jika Anak Tetap Tidak Mau Tidur Sendiri?

Tidak perlu Mama paksakan, lakukanlah secara bertahap dan perlahan-lahan. Pada awalnya Mama dapat mencoba memperkenalkan pada anak kamar tidurnya. Jika mau, biarkan anak memilih tempat tidur yang dia inginkan. Buatlah lingkungan kamar tidur anak yang senyaman mungkin bagi anak. Anda dapat meletakkan selimut dan seprai dengan desain kartun favoritnya. Setelah itu, cobalah membiasakan anak untuk tidur di tempatnya sendiri.

Selain itu, jangan pernah merasa kecewa atau marah jika anak tidak mau tidur sendiri. Hal ini disebabkan oleh proses pemindahan tempat tidur memang membutuhkan waktu yang tidaklah sedikit. Jangan membuat momen pindah tempat tidur ini sebagai bentuk hukuman atau suatu ancaman ketika anak berbuat salah.

 

Bagaimana Mama? Apakah anda siap melatih anak untuk tidur sendiri?

 

(PIA)

 

Bagikan

Artikel Terkait