Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Home Decor | Jun 3, 2016

Kapan Saatnya Mengganti Seprai?

Bagikan


Kapan terakhir kali Anda mengganti sprei? Satu minggu yang lalu? Dua minggu? Atau sudah lebih dari satu bulan? Kamar pada umumnya adalah tempat yang paling nyaman untuk menghabiskan waktu berlama-lama. Ketika masuk kamar, kita akan melihat kasur yang nyaman dan mulai berbaring. Tak dipungkiri kita juga sering melakukan aktivitas lain di sana, seperti makan dan bermain laptop, bahkan anak-anak sering menghabiskan waktu di kasur lebih dari 8 jam. Bayangkan, berapa banyak bakteri yang terdapat di sprei pada kasur dan membahayakan Anda dan anak-anak? Untuk itu, Anda harus tahu kapan sprei sudah harus diganti.

 

Kenapa Harus Rutin Mengganti?

Ketika tidur, sel-sel kulit melakukan regenerasi dan melepaskan kulit mati yang kemudian menempel pada sprei yang Anda gunakan saat tidur. Selain itu, tubuh Anda secara biologis akan bereaksi ketika merasa panas, keringat Anda juga ikut menempel pada sprei dan sarung bantal. Belum lagi sisa makanan yang juga mengotori di sana. Banyaknya bakteri yang berkembang pada sprei ini akan berbahaya bagi kesehatan jika Anda tidak segera mencucinya.

 

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mencuci Sprei?

Tidak pasti. Kebanyakan orang mengganti sprei setiap satu sampai dua minggu sekali. Namun, jika Anda merasa gatal dan lembap pada saat berbaring di atas sprei kasur Anda, segeralah cuci sprei Anda dengan detergen terbaik seperti Happyganics dan ganti sprei berikut sarung bantalnya. Periksa juga sprei di kamar anak Anda selalu, karena anak-anak suka melakukan banyak aktivitas di atas kasur.

 

Bagaimana Agar Sprei dan Sarung Bantal Tidak Cepat Lembap?

Keadaan sprei yang lembap membuat bakteri tumbuh semakin subur. Ketika Anda mencuci sprei dan sarung bantal, jangan dicuci bersamaan dengan pakaian karena akan membuat warnanya pudar. Gunakan air hangat dan biarkan sprei dan sarung bantal mengering dalam pengering. Jangan malas juga untuk menjemur bantal dan kasur Anda, tepuk-tepuklah agar kotoran yang menempel bisa terlepas.

Jangan biarkan noda pada sprei menempel terlalu lama. Jika sprei Anda terkena noda makanan atau minuman, sebaiknya segera cuci dengan detergen dengan bahan natural Happyganics sampai nodanya memudar. Dengan menggunakan detergen berbahan natural ini, tak hanya seprai yang akan lebih bersih dan bebas bakteri, namun juga aman bagi kulit si Kecil. Meskipun tidak terlalu membahayakan, kutu dan bakteri yang menempel di sprei akan memicu alergi sehingga menyebabkan mata menjadi merah, gatal-gatal, dan juga gangguan pernapasan.

Click here for more info about this all natural detergent. Dan mungkin Anda akan menemukan surprise di dalamnya.

(DA)

Foto: sheknows.com 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.