Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Ibu Hamil | Sep 20, 2016

Kiat Tepat Mengolah Makanan Bumil

Bagikan


Jika ditanya berapa tambahan kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil, mungkin sebagian besar dari kita akan bisa langsung menjawabnya dengan benar. Ya, kita membutuhkan 300 kalori lebih banyak daripada saat sebelum hamil.

Kendati demikian, kebutuhan kalori yang banyak meningkat ini tidak lantas membuat kita para ibu hamil “menyikat” apapun yang terhidang di depan mata bukan, Moms? Apalagi mengingat risiko ibu hamil dan janin yang rentang terserang penyakit lewat makanan.

Sistem kekebalan tubuh bumil yang melemah saat hamil memang membuat tubuh menjadi lebih sulit memerangi infeksi. Pada ibu hamil dan janin, bakteri, virus, dan parasit yang rentan menyerang adalah Listeria monocytogenes, Salmonella, E. coli, Campylobacter jejuni dan Toxoplasma gondii. Kuman-kuman tersebut bisa ada pada makanan yang cara penyimpanan dan pengolahannya sejak awal tidak tepat.

Kali ini, kita bicara cara memutus rantai penyakit yang menular lewat makanan. Salah satu cara memastikan makanan yang Anda konsumsi tidak hanya memiliki nutrisi yang dibutuhkan tetapi juga aman adalah dengan memastikannya sejak penyimpanan dan awal pengolahan. Simak langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk mengamankan bahan makanan Anda.

Pisahkan!

Daging dan ayam utuh merupakan salah satu tempat favorit kuman untuk berkembang biak. Jadi simpanlah daging, ayam, dan makanan laut terpisah dari bahan makanan lainnya. Berbagai jenis makanan mentah sebaiknya dimasukkan ke dalam wadah atau kantung plastik sendiri, terpisah dari makanan matang.

Jangan Terlalu Lama Terkena Suhu Ruang

Selain itu demi menjaga kualitas, sebaiknya belilah bahan makanan beku seperti ayam, daging, makanan laut di urutan belanja terakhir, persis sebelum Anda membayar belanjaan di kasir. Lalu pastikan langsung membawanya pulang agar tidak terlalu lama berada di dalam mobil.

Tidak Sembarang Simpan

Masukkan bahan makanan tersebut sesegera mungkin ke dalam freezer sesampainya di rumah. Simpan daging mentah, unggas, ikan dan makanan laut terpisah dari makanan lainnya menggunakan wadah berbeda. Pastikan suhu menunjukkan maksimal 4ºC, dan freezer maksimalnya -18ºC. Letakkan di bagian dasar freezer agar cairan lendir atau darah dari makanan mentah tidak menetes ke makanan lain di dalam kulkas.

Segera Dimasak!

Daging olahan seperti bakso, sosis, bakso, nugget, juga berisiko tinggi bagi ibu hamil. Simpan segera di dalam kulkas dan gunakan daging olahan ini dalam 4 hari, atau 2-3 hari setelah dibuka kemasannya. Tanggal kadaluarsa pada kemasan hanya berlaku jika kemasan masih disegel. Daging olahan yang dipotong langsung tempat pembelian sebaiknya dimakan dalam waktu 4 hari, atau lebih baik lagi 2-3 hari.

Mencairkan

Untuk mencairkan daging tebal, rendam daging dalam air dan gantilah airnya setiap 30 menit. Selain itu jangan lupa, Moms, makanan yang sudah dicairkan menggunakan microwave harus segera dimasak. Hindari membekukannya kembali jika sudah pernah dicairkan.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.