Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




ASI & MPASI | Dec 12, 2017

Kelebihan Pompa ASI Manual Dibanding Pompa ASI Elektrik

Bagikan


breastpump manual

Menyusui Si Kecil adalah momen menjalin ikatan batin (bonding) yang tak akan terulang dan amat berharga bagi Moms maupun buah hati.

Dan terkadang, dalam aktivitas ini Moms memerlukan bantuan breast pump atau pompa ASI untuk mengeluarkan ASI saat Si Kecil belum menyusu. Misal, saat ia tidur atau ketika Moms sedang bekerja di luar rumah sehingga tak bisa menyusui langsung Si Kecil.

Baca Juga: Sukses Menyusui Sambil Bekerja? Bisa!

Pompa ASI membantu setiap ibu untuk mendapatkan ASI terbaik, membuat cadangan ASI sehingga bisa digunakan saat berpergian dan 'menguras' sisa ASI di payudara agar dapat diproduksi kembali

Hanya masalahnya, terkadang banyak dari kita merasa bingung, lebih baik pakai pompa ASI manual atau elektrik. Sebab bukan hanya ditilik dari segi harga, tapi juga kegunaan dan perawatannya.

Nah, berikut ini beberapa gambaran yang perlu Moms ketahui tentang perbedaan pompa ASI elektrik dan manual, antara lain :

Pompa ASI Elektrik

Menggunakan tenaga baterai atau listrik, Moms tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk memompa ASI karena mesinlah yang mengerjakannya. Dengan bantuan mesin, pemompaan ASI akan lebih cepat berjalan, cocok untuk ibu bekerja yang tidak punya banyak waktu memompa ASI dengan tangan.

Adapun jenis breast pump elektrik tersebut lebih beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Moms. Ada yang menyediakan 2 lubang untuk memompa 2 payudara sekaligus atau 1 lubang saja sehingga Moms bisa memaksimalkan pemompaan pada 1 payudara terlebih dahulu. Tentu saja cara ini akan membantu Moms yang memiliki masalah dengan jumlah produksi ASI.

Pompa elektrik membantu memompa lebih banyak ASI dalam satu kali pemompaan, sangat cocok untuk Moms yang sibuk dan ingin memanfaatkan waktu secara efektif. Sayangnya, mesin yang digunakan dapat mengeluarkan suara yang cukup bising sehingga Moms harus pandai-pandai memilih ruangan kedap suara supaya tidak mengganggu orang lain.

Baca Juga: Do's and Dont's menyimpan ASI Perah yang Wajib Moms Ketahui

Pompa ASI Manual

Breast pump manual cenderung lebih murah dibanding dengan pompa elektrik karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk perawatannya. Hanya dengan rajin mencuci dan menjaga kebersihannya, pompa ASI manual di rumah akan tetap awet.

Lagipula pompa ASI manual memiliki sedikit komponen sehingga lebih mudah dibersihkan dan disterilkan, bentuknya pun sangat praktis, ringan, dan mudah dibawa ke mana saja.

Saat bepergian ke tempat yang tidak menyediakan stop kontak untuk isi ulang baterai, Moms tak perlu khawatir sebab jenis manual bisa digunakan dimanapun.

Pada umumnya para ibu memilih menggunakan breast pump manual karena bentuk pompanya lebih menyerupai hisapan bayi saat minum ASI. Nah, kealamian inilah yang banyak disuka oleh para ibu. Frekuensi memompanya juga dapat diatur sendiri sehingga bisa sewaktu-waktu berhenti jika tiba-tiba merasa ada bagian payudara yang sakit.

Pompa ini juga tidak mengeluarkan bunyi sehingga bisa digunakan dimana pun selama tempat yang Moms gunakan dalam keadaan tertutup.

Seperti saat menggunakan Pigeon Breast Pump Manual, pompa ASI manual ini punya bobot yang ringan dan mudah dibawa ke mana saja. Saat memompa ASI, tangan Moms akan menekan tuas pompa untuk mengatur sendiri siklus pemompaan yang punya kekuatan hisap hingga 250 mmHg.

Kelebihan lainnya, corong hisap akan menempel sempurna untuk menstimulasi payudara dengan lembut, flange berukuran besar dan lembut menutupi payudara dalam mencegah masuknya udara, desain ergonomis, nyaman digunakan saat memompa ASI, dan dilengkapi dudukan botol untuk mencegah ketumpahan.

Dan yang terpenting apapun jenis breast pump yang akan digunakan, pastikan Moms juga merawatnya dengan baik agar tetap higienis dan steril. Terutama setelah digunakan.

Kemudian jangan lupa juga siapkan beberapa peralatan seperti botol susu, diaper bag, breast pads, washlap, dan sebagainya untuk kebutuhan minum Si Kecil, ya. 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.