Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Home Decor | Apr 1, 2016

Lemari Baju Penuh? Rapikan dengan 30 Days Closet Challenge!

Bagikan


 

Konon katanya perempuan selalu merasa kekurangan baju. Karena itu, ketika jalan-jalan di mall, perempuan biasanya pulang dengan membawa setidaknya satu kantung belanja berisi fashion item. Padahal, lemari pakaian di kamar sudah tak muat lagi. Familiar dengan situasi tersebut? Ini saatnya Anda mengikuti 30 Days Closet Clean-Out Challenge dari situs Popsugar!

 

Dalam empat minggu, Anda ditantang untuk menata isi lemari pakaian Anda dan memilah-milih mana pakaian yang masih akan Anda pakai dan mana yang harus disingkirkan. Dengan cara ini, lemari baju Anda tak akan sesak lagi. Bisa jadi Anda juga akan menemukan pakaian yang sudah lama Anda cari namun tersembunyi. Siap? Get set, ready, go!

 

Minggu 1: Keluarkan pakaian yang sudah tak terpakai

Dalam tujuh hari pertama, fokuslah untuk merapikan lemari pakaian Anda yang sudah terlalu penuh dengan mengeluarkan pakaian-pakaian yang Anda tidak pakai lagi. Ini kriteria pakaian yang bisa Anda singkirkan:

  • Sudah lebih dari setahun Anda tak memakainya
  • Pakaian tersebut tidak membawa kesenangan bagi Anda
  • Pakaian tidak muat lagi
  • Pakaian robek, terkena noda, atau sudah lusuh, kecuali pakaian tersebut memiliki nilai sentimental

 

Minggu 2: Pilah dan pilih

Dari barang-barang yang sudah Anda pisahkan tadi, tentukan apakah Anda ingin menyimpannya atau membuangnya. Gunakan cara ini:

  • Buat daftar barang apa saja yang ingin Anda simpan. Jika Anda punya setumpuk jaket jeans atau kaus putih, lebih baik kurangi jumlahnya.
  • Bagi pakaian yang sudah Anda keluarkan dari lemari ke dalam empat kategori: sumbangkan, buang, betulkan, dan tukarkan
  • Cek lagi lemari pakaian Anda, apakah masih ada barang tak terpakai yang tersisa. Perhatikan juga celah-celah lemari. Jangan sampai ada yang ketinggalan.

 

Minggu 3: Salurkan atau buang

Inilah saatnya Anda mendistribusikan pakaian tak terpakai Anda. Ikuti saran ini:

  • Bawa barang-barang yang ingin disumbangkan ke lembaga amal. Atau, coba jual secara online atau ke toko barang-barang bekas jika Anda memerlukan uang tambahan
  • Buang pakaian yang tak bisa diperbaiki atau tak layak disumbangkan
  • Ajak teman-teman untuk ikut ajang bertukar pakaian. Mereka akan senang mendapat pakaian dari Anda dan Andapun akan terbebas dari barang yang tidak Anda perlukan.

 

Minggu 4: Tata isi lemari

Sekarang lemari pakaian Anda sudah lebih kosong. Ini saatnya menyortir barang-barang yang ada di dalam lemari baju.

  • Belilah aksesori lemari yang tepat. Misalnya, gantungan baju yang slim dan seragam, kotak penyimpanan transparan untuk barang yang besar, atau rak untuk sepatu dan tas
  • Lipat pakaian yang ada di dalam laci, sehingga Anda lebih mudah mencarinya.
  • Putuskan sistem penataannya. Misalnya, atur sesuai warna atau susun sesuai keperluan sehingga mudah menemukannya.
  • Simpan pakaian sesuai musimnya. Simpan baju-baju yang tak akan Anda pakai selama beberapa bulan. Untuk barang-barang yang Anda pakai sehari-hari, letakkan di tempat yang mudah diakses.
  • Teruskan kebiasaan ini dan evaluasi ulang secara berkala. Setelah melakukan penataan lemari besar-besaran, Anda akan lebih mudah merapikan lemari pakaian di kemudian hari.

 

 

Foto: Shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.