Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Bermain dan Belajar | Jun 29, 2016

Makan Sendiri yuk, Nak…

Bagikan


De-javu. Saya suka tertawa geli kalau melihat anak kecil makan sendiri. Pipi yang berlepotan bubur, sendok-sendok yang jatuh ke lantai dan tentu saja ceceran bubur di meja high-chair. Sejak umur setahun, Ibu Ageng, nenek saya sudah melatih makan sendiri dengan mendudukan saya di atas high-chair. Kadang-kadang ibu saya memilih menyuapi saya secara diam-diam. Takut ketahuan Ibu Ageng yang terkenal disiplin.

Ibu Ageng, nenek saya itu seorang kepala sekolah TK di bilangan Proklamasi. Jika sedang bekerja, saya kerap dia bawa ke dalam kelas. Menghabiskan hari bersama anak-anak yang jauh lebih besar. Kesannya mungkin ‘lebay’ untuk jaman tahun 70-an. Tapi belakangan saya paham ternyata saya sedang diajari mandiri sejak kecil.

Pertanyaan dari seorang mama yang dilontarkan via Orami Magazine beberapa minggu lalu kembali membangkitkan kenangan itu. Memang terbayang repotnya harus membersihkan anak yang berlepotan makanan, mencuci peralatan makannya dan seterusnya…apalagi bila di rumah tak ada ART.

Nah, jika Anda ingin si kecil pintar makan sendiri, syarat pertamanya memang mama harus “TEGA”…membiarkan si kecil ‘terbang solo’ tanpa terlalu sering disuapi. Berikut tip-tipnya:

  • Berikan sendok sendiri: Belikan sendok makan khusus untuk anak balita dan jangan langsung memberinya sendok untuk orang dewasa. Sendok biasa yang terbuat dari logam bisa melukai gusi anak, juga agak berat untuk dipegang tangan.

Tip pintar: Pilih yang pegangannya terbuat dari plastik agar tidak licin.

  • Ajari anak menyuap sendiri: kalau anak masih belum pintar memegang sendok, bantulah dengan ikut memegangi sendoknya. Ajari gerakan menyuap dari mulai menyendok makanan hingga menyuapkannya ke dalam mulut.

Tip pintar: Lakukan gerakan ini secara perlahan-lahan, sampai anak bisa menirukannya. Jika tumpah-tumpah, jangan dimarahi ya.

  • Latihan sedikit-sedikit: Tuangkan makanan sedikit saja ke dalam mangkuk agar anak bisa berlatih menggunakan sendok. Sedikit makanan dalam mangkuk tak akan terlalu repot dibersihkan apabila si kecil tak sengaja melayangkan sendok dan membuat mangkuk tumpah beserta isinya.

Tip pintar: sediakan mangkuk lain untuk menyimpan makanan yang akan Anda sendok ke dalam mangkuk anak. Jika sudah habis atau tinggal sedikit, tinggal ditambahkan lagi.

Memulai karier sejak tahun 1995 di sebuah grup media ternama di Jakarta, Pangesti 'Chichi' Bernardus konsisten berada di jalur editorial sampai saat ini. Kini dia dipercaya untuk memimpin sebuah majalah bergenre kesehatan, Women's Health dan Men's Health Indonesia. Selain berkecimpung di media, Chichi yang biasa dipanggil Mima oleh keempat anaknya, Bongbong, Kitkit, Lala, dan Meimei juga seorang yogi dan entrepreneur di bidang craft. Chichi adalah pemilik usaha kerajinan Monster bag bernama OMB (Ojo Medheni Bocah) dan Siotjia Djawa --- Chinoiserie by Chichi Bernardus. Oh ya, satu lagi, wanita yang memiliki kediaman di Lenteng Agung ini juga seseorang yang concern dengan aromaterapi. Get updates from Mima Chichi here.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.